News Update :

Defisit Rp 241 M, Pemkab Aceh Utara Beli 16 Unit Mobil, Dana Bangun Mesjid di Coret

Jumat, 30 Mei 2014

Karikatur politik anggaran | arifnovianto.wordpress.com |
Aceh Utara | acehtraffic.com - Aceh Utara tahun ini mengalami defisit (kekurangan) anggaran Rp 241 miliar lebih dari total APBK sebesar Rp 1,7 triliun yang disahkan pada 29 Januari 2014. Kekurangan itu terjadi karena Menteri Keuangan RI memangkas dana migas kabupaten tersebut sebesar Rp 191 miliar dari total dana Rp 204 miliar.

Permaslahan defisit Anggaran Kabupaten Aceh Utara menjadi tanda tanya publik, sejumlah masyarakat mengklaim Satuan Kerja Pemeritah Kabupaten (SKPK) Aceh utara tidak becus mejalankan program kerja yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya dari pada kepentingan publik, di antaranya ada paket mesjid yang menjadi dampak dari devisit anggaran tersebut gagal di anggarkan, dan pemerintah Aceh Utara lebih memilih beli 16 unit mobil baru ketimbang membangun mesjid.

Seorang warga pendalaman Nisam Faizal (28) yang di temui Reporter acehtraffic.com Kamis, 29 Mei 2014, menyatakan, kinerja pemerintah Kabupaten Aceh Utara lebih mementingkan sarana pribadi dibandingkan sarana publik, mungkin para dewan ingin membelikan mobil baru yang nantinya mobil lama akan di lelang murah – murah, yang akan jadi hak milik mereka di akhir menduduki dewan. Sebenarnya bantuan untuk pembangunan mesjid itu lebih penting ketimbang beli mobil baru, karena masih banyak mobil lama yang masih layak pakai, Pemkab Aceh Utara lebih senang melihat warga yang meminta sumbangan pembangunan mesjid di jalan ketimbang harus menganggarkan dengan anggaran APBK. 

Warga Kreung Geukuh Kecamatan Dewantara M.kasem (31) mengatakan, proses terjadinya pemotongan anggaran Otsus itu disebabkan tejadinya inflasi dari perencanaan yang di lakukan pemkab aceh utara itu salah arah hingga menyebabkan devisit anggaran.

Kasem juga menambahkan tahun lalu Pemkab Aceh Utara juga membeli mobil baru, dan mobil bekas yang di pakai sekarang pun bukan tahun rendah, jadi apa alasan mereka harus lebih memprioritaskan anggaran untuk beli mobil baru ketimbang pembangunan mesjid yang menjadi tempat ibadah kita umad Islam, ini memang bisnis dari kinerja pemkab Aceh utara yang tidak becus, bantuan untuk pembangunan mesjid pun di coret.ujarnya,
 
Sedangkan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib kepada Serambi, Senin 26 Mai 2014.Mengatakan memastikan anggaran untuk sejumlah proyek dibatalkan. Salah satunya, bantuan untuk pembangunan masjid di kabupaten Aceh Utara.

“Sedangkan item pekerjaan yang akan ditunda sejauh ini belum kita simpulkan secara pasti. Tapi, sesuai rencana awal yang akan ditunda yaitu sejumlah paket jalan, bantuan modal usaha, bantuan untuk pembangunan sejumlah masjid, dan beberapa item lain,”

Namun, Muhammad Thaib memastikan pembangunan irigasi tidak akan ditunda. Karena, menurutnya, proyek itu sangat penting untuk meningkatkan penghasilan petani. “Jadi, proyek irigasi tetap lanjut. Sedangkan proyek jalan bisa kita tunda karena masih ada peluang untuk dibangun tahun depan,” ungkapnya.
Ditanya apakah ada kemungkinan proyek yang sudah selesai ditender dihentikan akibat defisit, Bupati menegaskan, peluang itu tetap ada. Sebab, menurut Muhammad Thaib, penghapusan paket yang sudah ditender takkan menjadi perkara hukum karenakan belum dilakukan penekenan kontrak. “Jelasnya, apa saja yang pasti kita hapus akan kami rampungkan pada 15 Juni ini,” pungkasnya.| AT | TM |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016