
Banda Aceh | acehtraffic.com- Seorang warga kampung yang sedikit faham tentang Hak azazik Manusia karena pernah mendapat pendidikan dari ele es m 10 tahun yang lalu meminta kepada kepada partai politik yang suka melakukan kekerasan untuk segera menghentikan perbuatannya. Karena tindakannya melanggar HAM orang lain. Rabu 23 Maret 2014
Penyataan itu disampaikan melihat pemberitaan koran yang tidak ada lagi lembaga yang mengaku El Es M peduli atau perhati HAM berteriak untuk segera dihentikan kekerasan jelang pemilu ini. Maka karena semakin kurang hal tersebut di media massa ia pun angkat bicara.
Menurutnya HAM bukanlah sesuai Mangat Teumeun bu (Enak Teman Nasi) dan sedang magat aneuk kresss, atau sedang ada progam HAM, tetapi HAM melekat pada manusia. Satu sama lain tidak boleh mengganggu, tidak boleh menggangu pandangan politek oarng lain.
Karena ia sendiri mulai menyuarakan HAM, maka pada malam ini juga dengan satu pulut dan teh pancung ia deklarasisikan lembaga HAM dengan OneHAM, artinya sendirian HAM One artinya satu dan HAM hak azazi manuasia. Alasan di berikan nama One, katanya biar Inggris sedikit.
Selain itu deengan nama One HAM supaya lembaga international dan dunia hingga kekutup cepat tahu bahwa jelang pemilu Aceh yang penuh kekerasan lahir sebuah lembaga HAM bernama OneHAM. | AT | BQ|
