Aceh Tengah | acehtraffic.com - Kantor Partai Aceh (PA) di Jalan Terminal Wariji, Takengon,
Kabupaten Aceh Tengah, tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB diserang
massa Pembela Tanah Air (PETA).
Penyerangan itu diduga terkait isi kampanye PA di Kampung Asir-Asir,
Kecamatan Lut Tawar, pada siang harinya. Namun hingga berita ini
diturunkan sekitar pukul 00.00 WIB tadi malam, Serambi belum mendapatkan konfirmasi baik dari Pimpinan PA maupun PETA.
Sebelum menyerang Kantor PA, massa PETA
yang sebagian dilengkapi seragam loreng Laskar Merah Putih (LMP) sempat
merazia mobil bergambar PA di sejumlah ruas jalan protokol Kota
Takengon. Satu unit mobil bergambar PA dirusak massa. Bahkan mobil
tersebut nyaris dibakar namun cepat diantisipasi oleh aparat kepolisan.
Massa
yang awalnya terkosentrasi di depan Gedung Olah Seni (GOS) Takengon
selanjutnya bergerak ke Kantor PA di Jalan Terminal Wariji, Takengon.
Setiba di kantor tersebut, massa langsung merangsek masuk dan membakar
bendera serta atribut partai. Satu unit sepeda motor yang diparkir di
dalam kantor PA juga ikut dibakar massa.
Setelah merusak kantor
PA, massa bergerak ke arah terminal merazia atribut partai maupun
spanduk caleg PA. Beberapa spanduk milik caleg PA dicabut dan dibakar
oleh massa yang tampak tak mampu membendung emosi. Sembari melakukan
razia atribut PA, massa juga meneriakan yel-yel membela Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI).
Setelah merazia lokasi terminal, massa
menuju Bale Atu Takengon, untuk melanjutkan pencarian atribut PA.
“Kalau atribut partai lain jangan dicabut,” teriak seseorang dari
kerumunan massa.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Artanto SIk yang
ditanyai Serambi soal amuk massa itu, menolak memberi keterangan.
Artanto hanya menjelaskan bahwa untuk sementara ini pihaknya fokus
mengamankan massa agar kondisi bisa segera kondusif. “Nanti saja,
sekarang kita fokus untuk mengondusifkan situasi,” kata Kapolres Aceh
Tengah. Pantauan Serambi, hingga menjelang tengah malam massa masih terkosentrasi di Bale Atu Takengon. | Sumber Serambi|

