Aceh Timur | acehtraffic.com-Pengumuman Honorer Katagori dua baru saja di umumkan tengah Malam tadi, Sebanyak 6 ribu lebih peserta tes di Aceh dinyatakan lulus seleksi sebagian dari jumlah tersebut di dominasi tenaga pendidik (guru) yang akan diangkat menjadi pegawai negeri Sipil. Kamis 20 Februari 2014
Namun sejumlah peserta masih saja tidak dapat bagiaan untuk lulus walau berbagai pensyaratan yang di perlukan telah mereka ajukan, malah masa kerja honorernya sudah terpenuhi, Nur Latifah, Irmawati,Safalia yang merupakan peserta tes K2 dari guru, kepada wartawan menyatakan kekecewaannya.
” Kami sangat kecewa berbagai pensyaratan sudah kami ajukan dan kami benar benar telah bekerja honor di instansi pendidikan(guru) sebelum tahun 2005 namun kenapa kami tidak lulus“ .tanya mereka dengan wajah kecewa.
Sekjen LSM Aceh Peduli Pendidikan( APP-NAD) Yusnil Amri, S.Pd Saat di konfirmasi, kepada wartawan info menyatakan dalam pengumuman peserta K2 kali ini kita perkirakan masih banyak hal hal yang keliru, karena sesuai dengan informasi yang kita terima banyak peserta yang sudah menjadi honorer sebelum tahun 2005 nyata sampai saat ini tidak lulus juga.
” Kami sangat kecewa berbagai pensyaratan sudah kami ajukan dan kami benar benar telah bekerja honor di instansi pendidikan(guru) sebelum tahun 2005 namun kenapa kami tidak lulus“ .tanya mereka dengan wajah kecewa.
Sekjen LSM Aceh Peduli Pendidikan( APP-NAD) Yusnil Amri, S.Pd Saat di konfirmasi, kepada wartawan info menyatakan dalam pengumuman peserta K2 kali ini kita perkirakan masih banyak hal hal yang keliru, karena sesuai dengan informasi yang kita terima banyak peserta yang sudah menjadi honorer sebelum tahun 2005 nyata sampai saat ini tidak lulus juga.
Terkait hal ini kita meragukan tingkat kefalitan data yang diterima oleh Panitia Seleksi Nasional di bawah kementrian,seharusnya Panitia seleksi lebih mengutamakan
Masa kerja honorer untuk lulus sebab ini memang formasi khusus untuk honorer,kalau untuk lulus di titik berat pada nilai ujian seleksi semata ini sudah keliru, Yusnil juga mendesak pihak Panitia Seleksi Nasional K2 di bawah kemetriaan PAN RB untuk mengevaluasi kembali para peserta K2 yang masa kerja sudah terpenuhi agar dapat dilulus juga di tahun ini.

