
Banda Aceh | acehtraffic.com –Dana
Bantuan Keuangan Peumakmue Gampong (BKPG) yang menjadi dana pembangunan daerah
berbasis perdesaan kembali bergulir, untuk
tahun 2014 setiap Gampong mendapat Rp.80 Juta Rupiah.
Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Muzakkar A Gani, telah melakukan penandatanganan
MoU pengalokasian dana BKPG tahun 2014 bersama dengan Dirjend Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa (PMD) Kementerian Dalam Negeri, Tarmizi A Karim, di Aula Kantor Gubernur
Aceh. Kamis, 27 Februari 2014.

Mantan Pj Gubernur
Aceh, Tarmizi A Karim, mengapresiasi langkah Pemerintah Aceh kembali
mengalokasikan dana BKPG tahun 2014. Di tengah kondisi pemerintah pusat juga
tengah mempersiapkan implementasi atas Undang-undang Desa yang disahkan pada
Desember 2013 silam. Dimana pasca disahkannya undang-undang tersebut pemerintah
akan mengalokasikan anggaran pembangunan berbasis desa.
“Kita sangat mengapresiasi kembali
dialokasikannya dana BKPG di tahun 2014 ini. Apalagi jumlah alokasi dana per
gampongnya meningkat menjadi Rp 80 juta setelah pada tahun 2013 dialokasikan Rp
70 juta per gampong,” kata Tarmizi A Karim di Aula Kantor Gubernur Aceh.
Terkait dengan alokasi dana BKPG
tahun 2014, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh Zulkifli Hs
menjelaskan total dana BKPG yang dialokasikan di tahun mencapai Rp 517,1 miliar.
Dana tersebut akan disalurkan dalam dua tahap melalui APBA 2014 dan APBA
Perubahan 2014. Sehingga total setiap gampong berhak memperoleh Rp 80 juta per
tahun sesuai dengan standar pengalokasian dan penyaluran dana BKPG.

“Di tahap pertama kita akan menyalurkan
Rp 50 juta dan tahap kedua Rp 30 juta. Dana ini dapat diakses masyarakat
gampong sebagaimana ketentuan yang diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya,”
terang Zulkifli Hs pada wartawan.
Zulkifli merinci, dana BKPG tahun
2014 akan disalurkan bagi 6.464 gampong yang terdapat di 289 kecamatan di 23
kabupaten kota di Aceh. Sedangkan untuk pelaksanaan di lapangan akan dilakukan
melalui fasilitasi Tim Fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan.
Sejak dana BKPG digulirkan di tahun 2009 hingga akhir
2013 tercatat total dana yang telah disalurkan mencapai Rp 1,964 triliun. Dana
tersebut telah terserap bagi lebih dari 10 juta meter jalan gampong, 1.394 unit
jembatan, 752.281 unit sarana air bersih, 10.988 meter akses listrik desa,
revitalisasi Posyandu, penyertaan modal Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dan
Simpan Pinjam Perempuan (SPP), serta dukungan operasional
BKPG itu sendiri. | AT | YD | RD |
