News Update :

Akai Ku’eh, Jadi Penyebab Saling Bakar Bendera Di Kembang Tanjong ?

Kamis, 03 November 2016

acehtraffic.com- Sejak pilkada 2007 akal ku’eh merusak dan mencuri spanduk calon sudah berlangsung. Tingkat terparah terjadi pada pilkada 2012 lalu. Spanduk dan baliho para calon banyak yang rusak dan dibakar. Kejadian  ini memang banyak terjadi dimalam hari, alias kala waktu sepi dan tidak ada orang yang melihatnya.
Sebelum kejadian di Kembang Tanjung Pidie, di Aceh Timur spanduk pasangan Ridwan Abu Bakar (Nektu) – Abdur Rani juga sempat dirusak oleh orang tak dikenal, kemudian pada awal Agustus 2016  sejumlah baliho dan spanduk pasangan balon dari jalur Independen bupati dan wakil bupati Bireuen 2017 – 2022  Tu Sop-dr.Pur  di kawasan kecamatan Makmur  juga di obrak abrik pelaku misterius sekira pukul  01.00 dini hari.
Kejadian terbaru, Rabu 2 November 2016 sekitar pukul 05:30, 3 lembar bendera Partai Nasional Aceh (PNA) dibakar orang yang tidak diketahui identitasnya. Bendera lainnya dibuang ke sungai. Baliho pasangan Gubernur Aceh Irwandi-Nova yang diusung PNA, Demokrat, PDA, yang terpasang di kawasan kantor camat juga dirusak.
Model-model penghilangan atau perusakan spanduk pada malam hari atau dinihari atau dikala shalat Jumat berlangsung adalah model lama yang dipraktikkan kembali pada pilkada 2016-2017 ini- BACA LENGKAPNYA 
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016