Langsa | acehtraffic.com- Kontingen Kabupaten Aceh Besar, peserta POPDA Aceh ke XIV, mengaku membawa bantal dan tilam, tikar milik pribadi setelah mengetahui bahwa panitia tuan rumah kota Langsa tidak memfasilitasi. Jumat, 27 Mei 2016
Wahyuni, asisten pelatih mengungkapkan sehari sebelum acara digelar, kami dapat informasi bahwa anak siswa sekolah disuruh bawa bantal dan tikar untuk fasilatas tidur kontingen. Untuk mengantisipasi hal yang mungkin terjadi, kami membawa sendiri bantal dan tilam milik pribadi masing masing.
"Bantal, tilam dan tikar kami bawa punya pribadi dari Aceh Besar, dari panitia hanya ada bebarapa bantal dan 2 buah ambal," ungkap Wahyuni, saat ditemui di sekolah SMPN 2, tempat kontingen ditempatkan, Kamis malam, 27 Mei 2016.
****
Siswa Disuruh Bawa Bantal dan Tikar Untuk Fasilitas Tidur Atlet POPDA.
Sejumlah orang tua siswa mengaku kesal karena anak mereka suruh membawa bantal, tikar bahkan tilam untuk fasilitas tempat tidur para atlet POPDA Aceh ke XIV. Padahal mereka mendengar informasi bahwa ada budget dana untuk itu.
"Saya heran sekaligus kesal kepada Pemko Langsa, kalau memang tidak siap jangan jadi tuan rumah, bantal saja tidak bisa siapkan untuk tamu, untuk apa dan kemana anggaran dana POPDA yang 4,1 Milyar tersebut," ucap Mustafa salah seorang Wali siswa SMPN 2 Langsa. (Ivo).


0 komentar:
Posting Komentar