Bupati Aceh Timur, H.Hasballah HM.Thaib atau Rocky tetap membantu
lembaga non-formal seperti dayah dan balai pengajian. Komitmen itu dilakukan
mengingat lembaga tersebut adalah sebagai lembaga yang mencetak kader ulama
dimasa yang akan datang.
“Lembaga dayah adalah lembaga yang mencetak kader ulama. Artinya,
umara sangat membutuhkan ulama dalam memimpin sebuah daerah,” kata Bupati Rocky
dalam Silaturrahmi dan Kunjungan Kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darul
Muta’alimin, Desa Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, Sabtu 30 April 2016.
Menurut dia, sudah sepantasnya berbagai sumber anggaran seperti
Otsus yang ada di pemerintahan disisihkan untuk pembangunan fisik dayah seperti
membangun asrama dan ruang belajar serta fasilitas pendukung lainnya.
Harapannya, fasilitas yang dimiliki dayah tidak over kapasitas.
“Dayah juga lembaga pendidikan yang harus mendapat perhatian dari
kita di pemerintahan, sehingga proses belajar mengajar berjalan lancar,” kata
Rocky didepan Pimpinan Dayah Darul Muta’alimin, Tgk.H.Abdullah Rasyid atau yang
akrap disapa Abon Kruet Lintang.
Sementara itu, Tgk. H. Abdullah Rasyid atau Abon Kruet Lintang
mengatakan, selama ini banyak bantuan yang mengalir dari pemerintah setempat ke
dayah yang dipimpinnya, termasuk ranjang dan tempat tidur santri yang
dihibahkan setelah event Pekan Olahraga Aceh (PORA) Tahun 2014. Begitu juga
dengan lokasi dayah dititik dataran rendah juga sudah ditimbun.
“Kita harap, kedepan
perhatian pemerintah lebih meningkatkan lagi,” ujar Abon Kruet Lintang. (*).


0 komentar:
Posting Komentar