
acehtraffic.com- Bupati Rocki Tiga
tahun memimpin telah banyak melakukan terobosan untuk Kabupaten Aceh Timur. Tindakannya yang
langsung turun kelapangan untuk melakukan pembedahan rumah warga miskin. Suatu
yang patut dipuji
Ia bukan datang sendirian.
Didalam suasana Ramadhan ia mengajak SKPD dan kawan-kawannya di Komite
Peralihan Aceh (KPA) berkunjung dan bersilaturahmi ke Gampong-Gampong.
Tujuan kali ini bukanlah kunujungan atas undangan tuan rumah atau Keuchik
Gampong, tetapi ia datang ingin melihat bagaimana kondisi Gampong dan
masyarakatnya.
Selasa 9 Juni 2015 ia memilih berkunjung ke Gampong Alue Lhok Kecamatan Idi Tunong, memasuki jalan Gampong berbagai pemandangan terlihat, rumah tak seragam jelas hal yang pertama terlihat, belum lagi model pagar. Namanya saja rumah di Gampong. Kedatangan orang nomor satu di Aceh Timur itu membawa harapan bagi masyarakat setempat, setelah tak berapa lama menempuh perjalanan, akhirnya;
Rombongan tersebut berhenti di di Dusun Mesjid, disana terlihat beberapa rumah dalam kondisi kritis. Tidak tahu apa maksud bupati berhenti disana, tahunya ia ingin melihat secara langsung rumah warga bernama Rusli.Rumah kecil bertatap rumbia tersebut terlihat penuh sesak, selain rusli dan istrinya juga ditambah 7 anaknya yang lain.
“Ini salah satu yang kita bedah,” Ujar Bupati kepada sejumlah rombongan yang berdiri dekat dengannya. Aksi turun kelapangan yang dilakukan bupati Rocky sudah sekian kali dilakukan, sebelumnya sebuah rumah warga Simpang Ulim sudah dalam kondisi tidak layak huni juga di bedah.
Dalam perjalanan kali ini ikut didampingi Wakil Ketua DPRK Aceh Timur Samsul Akbar dan Kepala Dinas Sosial, Ir. M. Yasin. Bupati sendiri dalam bedah rumah ikut meratakan lahan sebagai lapak dibangun rumah milik Rusli.
Menurut bupati, akibat lapuk dimakan usia sejak 15 tahun yang silam, rumah milik Rusli harus dibangun dari awal dengan menggunakan anggaran bedah rumah. “Bedah rumah ini kita mulai dari rumah milik Rusli di Pinto Rimba. Insya Allah kita akan membedah siang malam hingga selesai 100 persen,”Kata Bupati Rocky.
Selain Rumah Rusli, rumah Mustafa, Ummi Kalsum, Dahlan (Cek Lan), Ramlah Ali, Nuraini dan rumah milik Nek Baren, sedangkan di dusun lain rumah Ibrahim, May dan rumah milik Halimah juga ikut dibedah sebelumnya atap daun rumbia diganti dengan seng.
“Sudah berulangkali rumah saya difoto dan dimintai foto kopi KTP, tapi baru kali ini rumah saya dibangun. Terharunya kami sekeluarga, bupati sendiri ikut membantu mencangkul tanah sebagai lapak bangunan rumah kami. Terimakasih pak bupati,” kata Rusli. (adv)
Selasa 9 Juni 2015 ia memilih berkunjung ke Gampong Alue Lhok Kecamatan Idi Tunong, memasuki jalan Gampong berbagai pemandangan terlihat, rumah tak seragam jelas hal yang pertama terlihat, belum lagi model pagar. Namanya saja rumah di Gampong. Kedatangan orang nomor satu di Aceh Timur itu membawa harapan bagi masyarakat setempat, setelah tak berapa lama menempuh perjalanan, akhirnya;
Rombongan tersebut berhenti di di Dusun Mesjid, disana terlihat beberapa rumah dalam kondisi kritis. Tidak tahu apa maksud bupati berhenti disana, tahunya ia ingin melihat secara langsung rumah warga bernama Rusli.Rumah kecil bertatap rumbia tersebut terlihat penuh sesak, selain rusli dan istrinya juga ditambah 7 anaknya yang lain.
“Ini salah satu yang kita bedah,” Ujar Bupati kepada sejumlah rombongan yang berdiri dekat dengannya. Aksi turun kelapangan yang dilakukan bupati Rocky sudah sekian kali dilakukan, sebelumnya sebuah rumah warga Simpang Ulim sudah dalam kondisi tidak layak huni juga di bedah.
Dalam perjalanan kali ini ikut didampingi Wakil Ketua DPRK Aceh Timur Samsul Akbar dan Kepala Dinas Sosial, Ir. M. Yasin. Bupati sendiri dalam bedah rumah ikut meratakan lahan sebagai lapak dibangun rumah milik Rusli.
Menurut bupati, akibat lapuk dimakan usia sejak 15 tahun yang silam, rumah milik Rusli harus dibangun dari awal dengan menggunakan anggaran bedah rumah. “Bedah rumah ini kita mulai dari rumah milik Rusli di Pinto Rimba. Insya Allah kita akan membedah siang malam hingga selesai 100 persen,”Kata Bupati Rocky.
Selain Rumah Rusli, rumah Mustafa, Ummi Kalsum, Dahlan (Cek Lan), Ramlah Ali, Nuraini dan rumah milik Nek Baren, sedangkan di dusun lain rumah Ibrahim, May dan rumah milik Halimah juga ikut dibedah sebelumnya atap daun rumbia diganti dengan seng.
“Sudah berulangkali rumah saya difoto dan dimintai foto kopi KTP, tapi baru kali ini rumah saya dibangun. Terharunya kami sekeluarga, bupati sendiri ikut membantu mencangkul tanah sebagai lapak bangunan rumah kami. Terimakasih pak bupati,” kata Rusli. (adv)

0 komentar:
Posting Komentar