acehtraffic.com
– Aksi mengerikan dilakukan Endah, 45, seorang
istri di Waytenong, Lampung Barat, nekat menebas kemaluan suaminya menggunakan
golok hingga pangkal, Senin 15 Juni 2015. Ironisnya potongan kemaluan tersebut hingga
kemarin belum ditemukan. Diduga potongan dibawa kabur oleh sang
istri.
Diberitakan
JPNN.Com ketika itu pukul 05.00 WIB. Endang, 49, yang tertidur lelap mendadak
terbangun akibat rasa sakit yang luar biasa di pangkal pahanya. Belum sempat
menyadari kemaluannya sudah terpotong, Endah sudah menyerangnya membabi-buta.
Amukan Endah baru berhenti setelah warga yang mendengar suara gaduh datang melerai. Endang dilarikan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Pajarbulan. Kesempatan itu digunakan Endah untuk kabur.
Amukan Endah baru berhenti setelah warga yang mendengar suara gaduh datang melerai. Endang dilarikan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Pajarbulan. Kesempatan itu digunakan Endah untuk kabur.
Selain
kehilangan kemaluan, Endang juga menderita sejumlah luka bacok di wajah,
kepala, dan jari.
Kepala
UPT Puskesmas Pajarbulan Hi. M. Aminuddin mengungkapkan korban datang ke
puskesmas dan langsung masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) serta langsung
mendapatkan penanganan dari tim medis secara intensif.
"Dia sempat kita berikan penanganan medis. Namun, potongan alat kelamin korban tidak ditemukan. Petugas medis kami berupaya menghentikan darah yang terus keluar serta menangani luka-luka yang ada di wajah dan jari," ungkap Aminuddin.
"Dia sempat kita berikan penanganan medis. Namun, potongan alat kelamin korban tidak ditemukan. Petugas medis kami berupaya menghentikan darah yang terus keluar serta menangani luka-luka yang ada di wajah dan jari," ungkap Aminuddin.
Dijelaskannya,
kondisi fisik korban terbilang bagus. Korban tetap sadarkan diri, meski alat
kelamin terpotong hingga pangkal. Untuk luka-luka yang dialami dan telah
mendapatkan penanganan, yakni luka di dekat kening kiri sepanjang 3 cm, bagian
kepala kiri 1,5 cm, dan jari manis tangan kiri luka robek sepanjang 2 cm.
"Karena
harus mendapatkan penanganan lebih lanjut, maka pasien itu kami rujuk ke RS
Handayani, Kotabumi, Lampung Utara. Saat dirujuk kondisi fisiknya masih
bagus," jelasnya.
Kejadian
ini sedang dalam penanganan Tim Buser Polres Lambar. | AT | RD|


0 komentar:
Posting Komentar