Meulaboh | acehtraffic.com- Walaupun sejak perdamaian hingga berganti Gubernur. Dari Aceh dipimpin oleh mantan GAM biasa hingga Aceh di pimpin oleh mantan GAM yang super sekarang ini, namun persoalan kesejahteraan masih menjadi cerita diberbagai kabupaten di Aceh.
Di Meulaboh dalam peringatan hari buruh, bukan saja yang masih hidup tetapi 'Almarhum' juga ikut tuntut pemerintah Aceh untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Sabtu 2 Mei 2015
“Sangat banyak pengangguran di Aceh Barat sehingga angka kemiskinan daerah kita termasuk paling tinggi di Indonesia, padahal banyak perusahaan masuk berinvestasi tapi tidak merekrut tenaga kerja lokal,” kata salah seorang mahasiswa, Zulhemi Ridwan di Meulaboh, Jum’at, kemarin sebagaimana dilansir laman Antara.
Ratusan masa tergabung dalam “Almarhum” memperingati May Day di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, para buruh di kawasan itu dibantu oleh sejumlah elemen sipil dari unsur mahasiswa serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Aceh.
Salah satu poin penekanan dalam aksi mereka adalah menyoroti angka kemiskinan di daerah itu yang kini mencapai 23,18 persen dari sekitar 200 ribu penduduk Aceh Barat, padahal investor bergerak di sektor pertambangan terus berdatangan menanamkan modal di kawasan setempat.
Bukan hanya di tingkat daerah, akan tetapi Kabupaten Aceh Barat tercatat masuk satu dari 183 kabupaten daerah tertinggal di Indonesia ataupun kabupaten termiskin di Aceh dengan tingkat pengangguran yang sangat tinggi.
“Pemda dan perusahaan di Aceh Barat kami minta untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal putra daerah serta memberikan upah buruh sesuai UMP dengan tanpa mengabaikan hak-hak buruh mendapatkan jaminan kesehatan,” tegasnya. | AT | I | Sumber Antara |
“Sangat banyak pengangguran di Aceh Barat sehingga angka kemiskinan daerah kita termasuk paling tinggi di Indonesia, padahal banyak perusahaan masuk berinvestasi tapi tidak merekrut tenaga kerja lokal,” kata salah seorang mahasiswa, Zulhemi Ridwan di Meulaboh, Jum’at, kemarin sebagaimana dilansir laman Antara.
Ratusan masa tergabung dalam “Almarhum” memperingati May Day di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, para buruh di kawasan itu dibantu oleh sejumlah elemen sipil dari unsur mahasiswa serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Aceh.
Salah satu poin penekanan dalam aksi mereka adalah menyoroti angka kemiskinan di daerah itu yang kini mencapai 23,18 persen dari sekitar 200 ribu penduduk Aceh Barat, padahal investor bergerak di sektor pertambangan terus berdatangan menanamkan modal di kawasan setempat.
Bukan hanya di tingkat daerah, akan tetapi Kabupaten Aceh Barat tercatat masuk satu dari 183 kabupaten daerah tertinggal di Indonesia ataupun kabupaten termiskin di Aceh dengan tingkat pengangguran yang sangat tinggi.
“Pemda dan perusahaan di Aceh Barat kami minta untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal putra daerah serta memberikan upah buruh sesuai UMP dengan tanpa mengabaikan hak-hak buruh mendapatkan jaminan kesehatan,” tegasnya. | AT | I | Sumber Antara |


0 komentar:
Posting Komentar