News Update :

Polisi Duga Pembunuhan Dua Intel Kodam Aceh Bermotif Narkoba

Rabu, 01 April 2015


Banda Aceh | acehtraffic.com – Pembunuhan dua intel Kodam TNI Aceh Utara yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Din Minimi dilatari masalah narkoba.

Hal itu, diungkapkan oleh Kapolda Aceh Irjen Husein Hamidi kepada wartawan, Rabu 1 Maret 2015.

Menurut Husein ada tiga kelompok bersenjata yang sering melakukan tindak kekerasan di Aceh, dengan latar belakang masalah ekonomi. Mereka rata-rata merupakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang belum sejahtera. Ketiga kelompok bersenjata itu yakni Din Minimi, Raja Rimba dan Gambit.

“Background-nya, ya mantan-mantan kombatan (GAM) juga, sebagian kecil,” katanya

Husein menduga, kelompok pembunuh dua TNI itu dulunya melakukan kejahatan di Aceh Timur, kemudian mereka bergeser ke Aceh Utara.

“Karena di sana (Aceh Timur) ada kelompok yang lain mungkin karena apakah bersaing di sana atau bagaimana, jadi bergeser dia ke sini (Aceh Utara),” ujarnya.

Menurutnya, munculnya kelompok kriminal bersenjata ini karena masalah ekonomi. Mereka sering melakukan pemerasan, penculikan dengan disertai tebusan, serta membuka lahan dan memasarkan ganja.

“Mungkin selama ini, polisi, TNI gencar melakukan membasmi ladang ganja, ini barangkali mereka merasa terganggu. Termasuk yang di Pidie (kasus tewasnya Bripda Said Muhammad Reza) karena dia melakukan penangkapan ganja kering kan gitu, semacam transaksi ganja, sehingga dilakukan penangkapan dan dilakukan perlawanan,” sebutnya.

Husein mengatakan, aparat kepolisian kini terus mendalami dan mengejar kelompok-kelompok bersenjata itu, baik dengan menyisir langsung lokasi-lokasi diduga tempat persembunyian mereka serta lewat razia-razia di berbagai titik.| okezone.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016