Aceh Utara | acehtraffic.com - Kapolda Aceh Husain Hamidi menyebutkan
13 orang diklaim bagian dari kelompok Din Minimi yang ditangkap di Kabupaten Aceh
Utara, Aceh Timur, Bireuen dan Pekanbaru. Mereka diduga terlibat sejumlah kasus penculikan di
Aceh Utara dan Aceh Timur, dan terlibat penculikan dan
pembunuhan terhadap 2 orang intel kodim 0103 Aceh Utara, Senin 23 Maret 2015 lalu. Dari tangan informasi
mereka polisi menyita 1 pucuk senjata laras panjang di Aceh Timur dan 6 pucuk senjata api berbagai
jenis dan 1.620 butir amunisi aktif di Aceh Utara.
Dalam jumpa pers dengan wartawan di aula Mapolres Lhokseumawe
menjelaskan, bahwa kelompok Din Minimi terlibat dalam aksi penculikan selama
ini dengan motif ekonomi, dan kelompok
Din Mini juga juga ikut terlibat dalam penembakan 2 anggota intel Kodim 0103
Aceh Utara pada tanggal 23 Maret 2015 lalu.
“Kasus-kasus kekerasan atau
penculikan yang terjadi di Aceh Timur dan Aceh Utara yang dilakukan kelompok
DM, itu motif ekonomi, dan ini sangat meresahkan masyarakat, sehingga kita
terus memburu mereka yang belum tertangkap, termasuk DM,” Sebut Kapolda Husein.
Dalam konfrensi pers itu, Kapolda Husein menyebut sejak
November 2014 sampai 11 April 2015, polisi telah berhasil menangkap 13
tersangka dari komplotan Din Minimi. Ke-13 tersangka berinisial JN, MR, SH, AR,
IR, MS, MM, YM, ND, MA, DK, AR, dan RS. Mereka ada yang ditangkap di Aceh
Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Riau.
Selain itu, kata Kapolda Husein, polisi berhasil menyita barang
bukti tujuh pucuk senjata api dan 1.620 butir amunisi di Aceh Utara. | Sumber
acehbaru.com | Foto Taufiqurahman acehbaru.com


0 komentar:
Posting Komentar