News Update :

Mengaku Salah Mensomasi, Sekda Ateng Minta Maaf kepada Rakyat Aceh

Minggu, 22 Maret 2015

Banda Aceh | acehtraffic.com – Secara resmi, atas nama Pimpinan Daerah Aceh Tengah (Ateng), Sekda Drs. Taufik, MM, menyampaikan permohononan maaf kepada kepada Harian Rakyat Aceh. Sikap tersebut dilakukan karena telah menyadari kesalahan mengeluarkan somasi kepada Rakyat Aceh, karena merasa terusik dengan pemberitaan dugaan  mark up di Bagian Kesekretriatan Pemkab Ateng.

Taufik langsung mendatangi Markas Besar Koran ini di Banda Aceh, Sabtu (21/3) siang, yang hanya ditemani oleh supirnya, dengan mengendarai mobil jenis innova warna silver, disambut Pimpinan Umum Rakyat Aceh Khadafi dan Pemimpin Redaksi Riza Budiwan.

“Atas nama daerah, Saya minta maaf atas somasi yang pernah kami sampaikan kepada Rakyat Aceh,” ujar Taufik. “Sebagai manusia pasti tak luput dari khilaf dan salah,” tuturnya.
Dia mengaku, sejak tersiarnya dugaan mark up tersebut, sering menerima ejekan oleh orang-orang yang mengenalnya di Takengon. “Saya pernah menerima ejekan. Dan mengatakan makan uang,” akunya. “Ke depan bagaimana kita dapat kerja sama membangun daerah,” pintanya.

Menerima ucapan permohonan maaf tersebut, Pimpunan Umum Khadafi juga dengan bijaksana menerima permohonan Taufik. Dan menyambut baik sikap tersebut. Namun, sebagai media yang berfungsi sebagai corong menyampaikan aspirasi dan kontrol sosial, Khadafi berharap dapat dipahami, khususnya jajaran di pemerintahan.

Sementara, Pimpinan Redaksi Riza Budiwan, sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, sebenarnya Rakyat Aceh telah menjalankan ketentuan dengan telah diterbitkannya hak jawab dari Pemkab Ateng terkait pemberitaan tersebut. Hanya saja, Riza merasa heran, kenapa malah menerima somasi dan bahkan somasi yang dialamatkan justru kepada Rakyat Aceh.| rakyataceh.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016