News Update :

Di Aceh Dua Intelijen Kodim 0103 Aceh Utara Diculik Kelompok Bersenjata

Senin, 23 Maret 2015

Mobil yang dikenderai dua personil intelijen Kodim 0103 Aceh Utara ditemukan di Gampoeng Alue Papeun Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara. Senin, 23 Maret 2015. Photo: acehbaru.com|
Aceh Utara | acehtraffic.com – Setelah aksi lelaki bersenjata menculik  Mahmudsyah alias Ayahmud (45) Petinggi Partai Aceh wilayah Pasee di rumahnya di Desa Paya Terbang Kecamatan Samudera Geudong Kabupaten Aceh Utara. Kini isu penculikan terhadap dua  intel kodim Aceh Utara.   Minggu, 22 Maret 2015.
Senin, 23 Maret 2015, Maggrib merebak isu penculikan dua orang personil intel kodim 0103 Aceh Utara Aceh Utara.
Kapolsek Nisam AKP A. Latif yang ditanyai wartawan acehbaru.com membenarkan isu penculikan tersebut, namun pihaknya belum bisa memastikan siapa yang diculik. Pihaknya bersama pimpinan kecamatan sedang meeting untuk mendeteksi pelaku penculikan dan yang diculik.
“Informasi beredar tapi belum diketahui siapa pelakunya” Kata AKP A Latif.
Namun saat ditanyai apa benar anggota Koramil Nisam yang diculik, Kapolsek Nisam menyarankan untuk menghubungi Kodim.
“Itu tidak bisa saya pastikan, begini saja, karena itu tentara coba hubungi dandim saja, karena itu anak buah dia lansung,” Kata Kapolsek Nisam itu.
Hingga berita  ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kodim 0103 Aceh Utara.
Dua intel kodim 0103 Aceh Utara dikabarkan diculik oleh belasan pria bersenjata di Desa pedalaman Alue Mbang Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara. Senin, 23 Maret 2015
Berdasarkan keterangan yang beredar di BBM messenger kedua intel Kodim Aceh Utara berinisial Sertu Indra dan Serda Hendri sedang melakukan tugas pengumpulan informasi tentang keberadaan kelompok sipil bersenjata Din Minimi dirumah mukim Daud.
Setelah keluar dari rumah tersebut, sekitar pukul 16:00 Wib sekitar 300 meter dari rumah mukim Daud tersebut, kedua intel yang menggunakan kijang Kapsul warna hitam  disergap oleh belasan kelompok sipil yang bersenjata. Kedua intel tersebut  dibawa kearah Desa Sidomulyo Kecamatan Kuta Makmur.
Dan pada pukul 17:30 Wib warga setempat mendengar 3 kali suara letusan senjata api disekitar Desa Alue Mbang. ” Warga mendengar ada tiga kali suara tembakan, tapi siapa yang menembak dan ditembak apa kami tidak tahu,” Ujar sumber acehbaru.com di lapangan.
Malam sebelumnya, Minggu 23 Maret 2015, Mahmudsyah alias Ayahmud (45) diculik oleh 7 pria berseragam polisi menggunakan kenderaan Toyota jenis Avanza di Desa Paya Terbang kecamatan Samudera Geudong Aceh Utara.
Dua intel kodim 0103 Aceh Utara dikabarkan diculik oleh belasan pria bersenjata di Desa pedalaman Alue Mbang . Senin, 23 Maret 2015. Magrib tadi mobil kijang kapsul warna hitam BL 7270 GAR  yang digunakan intelijen tersebut ditemukan terparkir dikawasan sepi ujung jembatan tepatnya dekat kebun Ap M Desa Alue Papeun Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara.
Berdasarkan keterangan sumber Acehbaru.com kedua intel Kodim Aceh Utara berinisial Sertu Indra dan Serda Hendri diculik sekelompok pria bersenjata setelah keluar dari rumah seorang tokoh masyarakat di Desa Alue Mbang sekitar pukul 16:00 Wib
Berjarak antara 300-400 meter, kedua intel yang menggunakan kijang Kapsul warna hitam BL 7270 GAR dihentikan  oleh belasan kelompok sipil yang bersenjata. Kedua intel tersebut dibawa kearah Desa Sidomulyo Kecamatan Kuta Makmur.
Dan Maggrib tadi mobil tersebut ditemukan dalam keadaan kosong terparkir dikawasan sepi ujung jembatan tepatnya dekat kebun Ap M Desa Alue Papeun Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara.
Dua intelijen Komando Distrik Militer 0103 Aceh Utara yang dikabarkan diculik segerombolan orang bersenjata di jalan Gampoeng Alue Mbang Kecamatan Nisam Antara membuat orang bertanya-tanya. Senin, 23 Maret 2015
Informasi yang berhasil dihimpun acehbaru.com menyebutkan Sersan Satu Indra dan Sersan Dua Hendri sedang bertugas memonitor keberadaan kelompok bersenjata Din Minimi. Keduanya menemui Mukim Daud untuk melaksanakan wawancara,” begitu informasi yang beredar di BM.
Kedua intelijen itu diculik 400 meter dari rumah Mukim Daud, oleh 15 orang yang belum dikenal menggunakan bersenjata, dan dibawa ke arah Desa Sido Mulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.
Warga setempat juga dikabarkan mendengar tiga kali suara tembakan, disamping isu penemuan mayat dibendungan Bate Pila, Nisam Antara menyebar dikalangan warga.
Sumber acehbaru.com mengatakan penemuan mayat ini belum berhasil ditelusuri secara pasti “penemuan mayat belum jelas, isu ada tapi kita tidak melihatnya” kata sumber itu.

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Letnan Kolonel Inf Mahfud menyebutkan, informasi yang diperolehnya tentang penculikan dua anggota intelijen Kodim Aceh Utara masih simpang siur.
“Sampai saat ini belum jelas. Masih simpang siur,” kata Kapendam kepada acehkita.com, Senin 23 Maret 2015 tengah malam.
Saat ini, Kodam Iskandar Muda dan Kodim Aceh Utara bekerjasama dengan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat tengah berupaya memastikan informasi ini.
“Pihak Kodim belum bisa memastikan, karena ada yang bilang dua, ada yang bilang satu. Ada juga yang bilang masyarakat yang diculik, ada info polisi juga,” sebut Mahfud. “Belum bisa dipastikan, karena sampai saat ini belum ada penjelasan pasti dari Dandim.”
Menurut Letkol Mahfud, saat ini semua pihak tengah berupaya mengecek kebenaran kabar tersebut. “Kita tunggu (kejelasan informasi) sampai besok,” ujarnya.
Seperti diberitakan acehkita.com (Media sindikasi acehbaru.com-red)  dua intel Kodim yang diculik bernama Sersan Satu Indra dan Sersan Dua Hendri. Mereka diculik di dekat rumah Kepala Mukim Daud di Alumbang.
Dua anggota intel Kodim tersebut sedang bertugas memonitor keberadaan kelompok bersenjata Din Minimi. “Dalam rangka tugas, keduanya bersilaturrahmi dengan Mukim Daud untuk melaksanakan wawancara,” ujar sumber acehkita.com di kepolisian.
Namun sekitar 300 meter dari rumah Mukim Daud, kedua anggota intel berpakaian bebas ini didatangi sekitar 15 orang bersenjata yang belum diidentifikasi. Menggunakan mobil, keduanya dibawa ke arah Desa Sido Mulyo, Kecamatan Kuta Makmur.
Polisi dibantu masyarakat dan TNI telah menemukan sebuah mobil Toyota Kijang Kapsul BL 7270 GAR yang diduga milik intel Kodim. Mobil tersebut ditemukan di ujung jembatan, di semak-semak Desa Alue Papeun.
Saat menjalankan tugas ke Nisam Antara, dua anggota intel Kodim diduga menggunakan mobil itu, sebelum dicegat belasan kelompok bersenjata sekembali dari rumah Mukim Daud. | acehbaru.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016