News Update :

Danrem Lilawangsa Bantah Baku Tembak di Aceh Utara

Senin, 30 Maret 2015

Aktivitas Personel TNI di Pos Koramil Nisam Antara | Foto :Tami | acehbaru.com |
Aceh Utara | acehtraffic.com - Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin membantah ada baku tembak selama sepekan untuk pencarian pelaku penculikan dan pembunuhan dua anggota unit intel Kodim 0103/Aceh Utara di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, Provinsi Aceh.

"Tidak benar isu itu yang banyak beredar di media sosial dan broadcast di BBM (Blackberry Messenger). Tidak pernah terjadi kontak tembak," tegas Danrem kepada sejumlah wartawan saat ditemui di Makoramil Nisam Antara, Minggu 29 Maret 2015 kemarin.

Dia mengatakan, upaya pengejaran dan pencarian terhadap kelompok bersenjata pelaku penculikan dan pembunuhan anggota TNI masih terus dilakukan. Namun, kehadiran Polisi dan TNI tidak hanya berkonsentrasi pada upaya pencarian pelaku semata. Fokus utama untuk menjaga keamanan dan ketenangan rakyat agar tetap merasa aman dan tenteram.

Saat disinggung apakah sudah teridentifikasi kelompok yang melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap dua prajurit TNI, Danrem mengaku masih belum bisa dipastikan. "Tetapi kita memperkirakan mereka berjumlah 17 orang," jawab dia.

Danrem juga membantah kabar yang menyebutkan TNI telah melarang masyarakat yang akan pergi ke kebun, saat proses perburuan para pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap dua anggota TNI dari Kodim 0103 Aceh Utara.

"Kita tidak melarang masyarakat untuk pergi ke kebunnya. Namun kita meminta kepada mereka untuk berhati-hati, karena saat ini pihak Polisi dan TNI sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang telah mengganggu ketenangan dan ketenteraman," kata dia.

Sejauh perjalanan dari dan menuju ke Ibukota Kecamatan Nisam Antara, aktivitas masyarakat berjalan normal.  Tidak terlihat ada pengaruh upaya Polisi dan TNI yang sedang melakukan perburuan pelaku pembunuhan anggota TNI.| kompas.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016