acehtraffic.com - Terciptanya
kesejahteraan rakyat merupakan salah satu tujuan utama pendirian suatu
negara. Sejahtera dapat diartikan sebagai keadaan sentosa dan makmur,
yang dapat diwujudkan sebagai keadaan yang berkecukupan atau tidak
kekurangan baik dari dimensi fisik, materi maupun rohani. Terwujudnya
kesejahteran bagi seluruh rakyat merupakan tugas utama yang diemban oleh
pemerintahan di seluruh dunia, tak terkecuali Pemerintahan Aceh.
Perwujudan kesejahteraan tersebut utamanya dilakukan melalui program
pembangunan yang terencana, terpadu dan memiliki perspektif jangka
panjang.
Program pembangunan kemudian direfleksikan dalam bentuk
peningkatan pendapatan masyarakat, penurunan tingkat kemiskinan,
penyediaan lapangan pekerjaan dan pembangunan yang berkualitas. Dengan
kata lain, mewujudkan kesejahteraan adalah upaya untuk meningkatkan
kualitas hidup rakyat pada setiap lapisan yang ada.
Dalam
rangka untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah dengan cara
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi. Sebagai
sasaran utama strategi pembangunan, laju pertumbuhan ekonomi merupakan
hal penting yang selalu dikedepankan dalam pembangunan. Pencapaian
pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan tujuan utama, mengingat
sebagai kawasan yang sedang berkembang, pertumbuhan ekonomi merupakan
hal mutlak yang dibutuhkan oleh Aceh. Selain itu, pertumbuhan ekonomi
juga memiliki kaitan erat dengan penciptaan dan perluasan lapangan
kerja, karena hal tersebut pada gilirannya akan memberikan peluang yang
lebih besar pada angkatan kerja.
Rancangan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun anggaran 2015
mencapai Rp12,7 triliun. Rancangan ini turun sekitar 1,4 persen dari
tahun anggaran 2014. Dimana pada tahun anggaran 2014 mencapai Rp12,9
triliun, ini disebabkan ketidakmampuan pemerintah dalam menghabiskan
anggaran dengan baik, sisa anggaran akhir tahun 2014 mencapai 2 triliun
lebih.
Kami mengharap bagaimana anggaran APBA ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Aceh, seperti peningkatan infrastruktur, penyediaan pendidikan yang gratis dan berkualitas, kesehatan gratis dan manusiawi sehingga benar-benar mampu menyentuh rakyat kecil, dan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.
Kita juga mengharapkan Pemerintah agar
lebih fokus untuk membuka lapangan kerja di Aceh karena salah satu
masalah di Aceh sekarang ini adalah minimnya lapangan pekerjaan sehingga
angka kriminalitas tinggi. Dalam anggaran yg besar ini eksekutif dan
legislatif harus komit, bersatu dan kerja keras untuk kesejahteraan
rakyat Aceh.
Semoga,
melalui APBA tahun 2015 ini, kebijakan pembangunan yang pro-poor,
pro-job dan pro-growth dapat terwujud dengan baik. Kebijakan yang
berpihak pada rakyat merupakan jawaban atas tantangan yang dihadapi
selama ini, sehingga masyarakat yang sejahtera bukan hanya impian,
tetapi dapat menjadi sebuah keniscayaan.
Penulis: Haris Munandar (Ketua Eksekutiv SMUR Kota Lhokseumawe)

