Bireun | acehtraffic.com - Belasan siswi SMAN 2 Bireuen, Aceh, kesurupan
sesaat setelah aksi pelemparan batu memecahkan jendela sekolah mereka,
Kamis 26 Februari, sekira pukul 10.00 Wib. Teriakan-teriakan histeris dari
siswi yang kesurupan sontak menyedot perhatian ratusan pelajar lainnya.
Kericuhan kembali terjadi karena satu per satu siswi mengalami kesurupan yang membuat panik dewan guru yang mencoba menanganinya.
Kepala Sekolah SMAN 2 Bireuen, Abdul Fatah, mengatakan kesurupan terjadi sesaat setelah aksi pelemparan batu memecahkan jendela sekolah pagi tadi.
”Kita lagi panik mengetahui aksi pelemparan batu ini tiba-tiba bertambah panik melihat siswi-siswi berjatuhan dan kesurupan,” katanya.
Sementara itu, untuk meredam kekhawatiran para guru dan murid, pihak sekolah mengintruksikan siswanya untuk di halaman upacara atau halaman tengah sekolah dengan membentuk kelompok.
Hal itu dilakukan agar intruksi apapun bisa disampaikan dan antisipasi sewaktu-waktu tawuran atau kesurupan terjadi lagi. Pelaku pelemparan diketahui berasal dari sekolah lain yang berada di sekitar SMAN 2. | Kompas.com |
Kericuhan kembali terjadi karena satu per satu siswi mengalami kesurupan yang membuat panik dewan guru yang mencoba menanganinya.
Kepala Sekolah SMAN 2 Bireuen, Abdul Fatah, mengatakan kesurupan terjadi sesaat setelah aksi pelemparan batu memecahkan jendela sekolah pagi tadi.
”Kita lagi panik mengetahui aksi pelemparan batu ini tiba-tiba bertambah panik melihat siswi-siswi berjatuhan dan kesurupan,” katanya.
Sementara itu, untuk meredam kekhawatiran para guru dan murid, pihak sekolah mengintruksikan siswanya untuk di halaman upacara atau halaman tengah sekolah dengan membentuk kelompok.
Hal itu dilakukan agar intruksi apapun bisa disampaikan dan antisipasi sewaktu-waktu tawuran atau kesurupan terjadi lagi. Pelaku pelemparan diketahui berasal dari sekolah lain yang berada di sekitar SMAN 2. | Kompas.com |

