![]() |
| Makam Cut Meutia |
![]() |
| Makam Gurunya Tengku Seupot |
Sangat di sayangkan pahlawan yang rela mengorbankan nyawanya demi membela rakyat dan bangsanya tersebut di saat melawan Belanda seperti tidak di anggap oleh para yang merodai pemerintahan yang sekerang damai tanpa ada konflik.
Tim Reporter acehtraffic.com mencari jejak sang pahlawan Aceh di tempo dulu, Rumah cut Meutia yang berada di Kecamatan Matang kuli mulai di Rehabilitasi menjadi rumah modern, bahkan alat dan peninggalanya hilang jejak dan tidak tau entah kemana,
Dari pengekuan Mukim Matang Kuli semua peninggalan yang ada dirumah dasar Cut Meutia sudah di Pindahkan ke koeta Raja di masa Gubernur Muzakir Walad. "tapi sayangnya sekarang kita tidak bisa menemukan benda-benda peninggalan Sejarah tersebut". Ungkap Mukim.
| Rumah Cut Meutia |
Hari menjelang Sore Reporter acehtraffic.com melanjutkan perjalanan menuju Makam Cut Meutia, sampai di Gampong Serdang Kecamatan Pirak Timu Tim Reporetr harus menginap di Rumah Pak Syamsul, hari menjelang pagi perjalanan pun di lanjutkan tapi sayangnya, di karenakan jalan yang rusak parah tidak bisa di lewati dengan kendaraan dengan bukit yang begitu tinggi. kami ambil inisiatif menyewa kereta warga yang untuk sampai ke tujuan, di situ kami tawar menawar untuk menyewa 3 kereta plus supir yaitu 350 Ribu/kereta, terus kami aman dan melanjutkan perjalanan.
Di perjalanan kami menempuh dengan sangat sulit di karenakan bukit yang berbatu karang, dan juga jalan setapak yang di tutupi pohon, sehingga kami harus melanjukan perjalanan dengan berjalan kaki dengan jarak 3 KM, dan akhirnya sampai di tempat tujuan sekitar jam 17:00 Sore Kamis 12 februari 2015.
| Jalan melintasi Makam Cut Mutia sepanjang 28 KM dari kemukiman warga |
Di perjalanan kami menempuh dengan sangat sulit di karenakan bukit yang berbatu karang, dan juga jalan setapak yang di tutupi pohon, sehingga kami harus melanjukan perjalanan dengan berjalan kaki dengan jarak 3 KM, dan akhirnya sampai di tempat tujuan sekitar jam 17:00 Sore Kamis 12 februari 2015.
Air mata mulai mengalir disaat melihat makam sang pahlawan Cut Meutia tanpa ada perawatan, bahkan makam Gurunya Tgk. Seupot sama sekali tidak di buat batu Nisan.
Inilah laporan tentang kuburan Pahlawan Aceh Cut Nyak Meutia yang terasing di hutan Lindung Pucuk kreung Keureto.| AT | Tami |


