Lhokseumawe | acehtraffic.com - Rehab kantor imigrasi Lhokseumawe tidak sesuai anggaran dan terkesan amburadul, ini terlihat dari banyak ruangan kerja yang belum adanya perbaikan,bahkan dinding dalam kantor tersebut belum selesai tahap pengerjaannya.
Hasil penelusuran Reporter acehtraffic.com daroi LPSE Mengkumham RI anggaran yang di alokasi untuk mengrehap bangunan kantor Imigrasi tersebut berjumlah Rp, 2.066.700.000 yang di kerjakan oleh CV. DHIA
KARYA dengan nama paket lelang "Rehabilitasi
Berat Gedung Kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe Tahun Anggaran 2014"
Namun milyaran anggaran tersebut belum sepenuhnya menjadikan gedung tersebut selesai dengan sempurna, Seperti pengecatan dinding,bahkan plafon juga belum dilakukan pengrehaban.
Dari pengamatan Reporter acehtraffic.com Jumat 20 Februari 2015, tidak terlihat aktivitas pekerja melakukan rehab seperti sebuah proyek yang telah rampung pengerjaannya.
Menurut informasi yang diterima oleh reporter proses pengerjaan rehab gedung kantor Imigrasi telah dihentikan sementara karena tidak ada dana lagi dalam menyelesaikan pekerjaan rehab.
Tapi beda halnya dengan informasi yang didapat oleh reporter dari kalangan pegawai kantor imigrasi mengatakan jika pengerjaannya telah selesai.
Sampai berita ini di turunkan, Kepala Kantor Imigrasi Lhokseumawe Muhammad Akmal S.H belum bisa di hubungi untuk di konfirmasi.| AT | TM |
Dari pengamatan Reporter acehtraffic.com Jumat 20 Februari 2015, tidak terlihat aktivitas pekerja melakukan rehab seperti sebuah proyek yang telah rampung pengerjaannya.
Menurut informasi yang diterima oleh reporter proses pengerjaan rehab gedung kantor Imigrasi telah dihentikan sementara karena tidak ada dana lagi dalam menyelesaikan pekerjaan rehab.
Tapi beda halnya dengan informasi yang didapat oleh reporter dari kalangan pegawai kantor imigrasi mengatakan jika pengerjaannya telah selesai.
Sampai berita ini di turunkan, Kepala Kantor Imigrasi Lhokseumawe Muhammad Akmal S.H belum bisa di hubungi untuk di konfirmasi.| AT | TM |
