News Update :

Ini Kronologis Penyergapan Kelompok Din Minimi di Alue Bue Peureulak Barat

Kamis, 13 November 2014

Aceh Timur | acehtraffic.com - Polres Aceh Timur berhasil menangkap tiga pria bersenjata yang diduga komplotan Din Minimi di wilayah Desa Alue Bue, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur.

Menurut Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir, tim Kasatreskrim Polres Aceh Timur mendapat info tentang keberadaan kelompok Din Minimi dari masyarakat serta anggota intel di lapangan.

"Begitu kami mendengar informasi tersebut, tim gabungan Polres Aceh Timur yang langsung saya pimpin langsung bergerak ke lokasi," ujar Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir kepada Atjehpost.co via telepon seluler, Kamis, 13 November 2014.

Adapun ketiga kelompok bersenjata tersebut yang ditangkap berinisial MJ alias AD, 22 tahun asal Alue Bue jalan, BS bin HS, 37 tahun, warga Tanjung Puras, Kecamatan Sungai Apit, Siak, Kepulauan Riau, serta MS bin MJ, 28 tahun asal Dusun Nabok, Alue Bue, Kecamatan Peureulak Barat.

Hasil olah TKP, katanya, penangkapan kaki tangan kelompok Din Minimi ini turut diamankan sepucuk senjata api laras panjang jenis AK56 warga coklat, 1 buah magazen, 17 butir peluru, serta 65 paket ganja kering siap edar serta 1 plastik ganja. Selain itu, pihaknya juga menemukan seperangkat alat survival untuk bertahan hidup di hutan.

"Kemudian setelah kami melakukan pengembangan di lokasi lain yang berjarak sekitar 1 km, kami juga berhasil menemukan 1 pucuk pistol rakitan," ujarnya lagi.

AKBP Muhajir juga menambahkan, salah satu tersangka MJ alias AD merupakan salah satu pelaku yang terlibat bersama Din Minimi dalam berbagai kasus penculikan dan kasus kejahatan lainnya selama 1,5 tahun terakhir. Namun AKBP Muhajir mengaku, saat ini pihaknya masih belum berhasil menangkap Din Minimi sebagai dalang utama dari kelompok bersenjata tersebut.

"Namun sampai saat ini kami akan terus berusaha memburu Din Minimi beserta anak buahnya. Kemanapun mereka lari akan terus kami kejar," ujarnya lagi.| atjehpost.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016