Lhokseumawe | acehtraffic.com -
Pemberitaan terkait pengusiran wartawan online
di bantah oleh Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas II A
Lhokseumawe, Rabu 10 September 2014.
Seperti
pemberitaan yang di muat di media salah satu media cetak menyebutkan
Kalapas Lhokseumawe usir Wartawan itu tidak benar.
Meurah
Budiman saat di wawancari oleh wartawan acehbaru.com menyayangkan sikap
Wartawan yang menyatakan kalo dirinya mengusir mereka, saat wartawan
beritasore.com datang Meurah Budiman lagi kedatangan banyak tamu dari
keluarga Nara Pidana (Napi), tiba-tiba datang oknum wartawan tersebut lansung menanyakan masalah adanya laporan rekanan Bahan
makanan (Bama) dengan menyerakan selembar kertas yang sudah di set
laporan Pengadaan Bama untuk Napi yang lengkap dengan anggaran dan
pertanyaannya, namun pertanyaan yang terlampir di kertas tersebut
menunjukan pertanyaan ke Kalapas Lhokseukon.
![]() |
| Lembaran Wawancara |
Lembaran
yang di terima wartawan acehbaru.com yang katanya di kasih oleh iqbal
wartawan beritasore.com kepada Kalapas Meurah Budiman yang isinya
pertanyaannya sebagai berikut!
1. Adakah rekanan pelaksana melapor kekalapas Lhoksukon ?
2. Berapa jumlah Napi di Rutan Lhokseukon ?
3. Berapa kali dalam sehari di sediakan makanan untuk napi ?
4. Adakah keluhan dalam penyediaan makanan dari rekanan pelaksana?
5. Bagaimana mekanisme penyediaan makanan dari kontraktor ke kalapas lhokseukon ?
6. Nama lengkap kalapas ?
2. Berapa jumlah Napi di Rutan Lhokseukon ?
3. Berapa kali dalam sehari di sediakan makanan untuk napi ?
4. Adakah keluhan dalam penyediaan makanan dari rekanan pelaksana?
5. Bagaimana mekanisme penyediaan makanan dari kontraktor ke kalapas lhokseukon ?
6. Nama lengkap kalapas ?
Itulah
enam pertanyaan tertulis yang di ajukan oleh wartawan tersebut dan di
anggap salah di karenakan pertanyaannya di tujukan ke Kalapas
lhoksukon bukan untuk Kalapas Lhokseumawe,” ujar Bapak Budiman.
“Saya
heran sama wartawan itu, tiba-tiba datang tanpa menunjukan indetitas
langsung menanyakan maslah itu di depan tamu yang kebetulan begitu rame
untuk mnjenguk Napi.”tambahnya.
![]() |
| Sofyan (Napi) |
Salah
seorang Napi Sofyan (40) warga Cunda yang menjalani pidana selama 6
tahun saat di temui Wartawan acehbaru.com di mesjid LP menyatakan, dia
dan Napi lainnya tidak pernah mengeluh masalah makanan , bahkan makanan
dan menunya yang di sediakan sampai mubazir di karenakan Nasi dan
menunya terlalu banyak,
“Saya
di sini sangat di bina oleh Kalapas selain persediaan makanan yang
begitu banyak, kami juga di bimbing tentang agama dan ketrampilan”ujar
Sofyan
Dia
juga menambahkan, kalau persedian makanan sehari semalam bukan lagi
tiga kali, terkadang ada 4 bahkan 5 kali kami makan, di karenakan makan
yang setiap waktu makan ada yang tersisa. Pungkasnya.
Napi
lain Muzakir bin Usman, terlibat kasus Narkoba yang terpidana 13 Tahun
sampai saat ini sudah menjalani hukuman 5 tahun di LP tersebut yang
sehari-harinya sebagai tamping musalla, jadi imam Mesjid At-Taubah LP,
juga menanggapi hal yang sama, bahkan mereka mengatakan di LP
Lhokseumawe tersebut bisa mendapatkan pendidikan ketrampilan/
Kemandirian, salah satunya yang bisa mereka adalah bagian perabot dan
ada juga ketrampilan yang lainnya yang di latih di LP tersebut.
Dan
selanjutnya Napi ke Tiga yang di temuai wartawan yaitu Syukri bin
Sukiman yang juga terlibat kasus Narkoba yang mendapatkan pidana 10
tahun dan sudah menjalaninya 3 tahun juga memberi komentar tentang
kondisi dan keadaan LP selama pimpinan Meurah budiman, yang katanya di
LP ini setiap napi yang bebas bersyarat atau bebas cuti akan di lakukan
pembebasan apabila telah mampu memahami ilmu Agama yang salah satunya
ialah tes bacaan dalam Shalat dan juga harus bisa baca
Al-Qur’an,”uangkapnya.
Di
samping itu Meurah Budiman juga menambahkan, kami di sini sudah satu
keluarga dan para Napi juga tidak segang sama saya, setiap masalah
selalu di kabari, dan para Napi perlu di lakukan Pembinaan
kepribadiaan, yaitu tentang Agama, Akhlak dan berbagai tindakan lain
yang menyangkut psikologis para Napi,"Pungkas Budiman. | AT | AMI | acehbaru.com


