Banda Aceh - Ikatan Pemuda Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh melaksanakan temu ramah mahasiswa baru Aceh Tenggara, minggu 14 September 2014, dengan mengangkat tema "Beranjak dari kampung halaman, pulang membawa perubahan menuju kejayaan Aceh Tenggara di masa depan". Acara ini bertempat di gedung ITC Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
Ketua IPMAT Riki Pranata megatakan, acara ini dimaksudkan sebagai ajang silaturrahim antar mahasiswa lama dan mahasiswa baru yang berasal dari Kutacane Aceh Tenggara untuk saling memotivasi dan saling shearing tentang pengalaman.
Dikatakan, acara ini dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswi Aceh Tenggara yang sedang melanjutkan studinya di Banda Aceh dan para orangtua yang berasal dari kabupaten setempat yang berdomisili di Banda Aceh. Acara ini juga menghadirkan senior-senior IPMAT yang tengah menempuh studi magisternya di beberapa perguruan tinggi di Banda Aceh.
“Kurang lebih seratus orang hadir dalam acara temu ramah ini. Kian meningkatnya jumlah pelajar Aceh Tenggara yang membidik perguruan tinggi di Banda Aceh. Oleh karena itu pihak IPMAT akan berusaha menjadikan momen silaturahim ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Riki.
“Berbeda dari tahun sebelumnya, mahasiswa baru kali ini dibekali dengan pengetahuan tentang kampus dan pembekalan softskill,” tambahnya.
Sementara itu Dr. Syukri Abdullah M.Si, pemateri dalam acara ini memaparkan, putra putri Aceh Tenggara sangat berpotensi dalam membangun Aceh Tenggara ke depan, dikarenakan putra-putri kabupaten tersebut memiliki berbagai kemampuan yang luar biasa termasuk keahlian dalam berkomunikasi.
“Aceh Tenggara mampu mencetak sarjana, magister dan doktor yang luar biasa yang akan mempengaruhi kejayaan Aceh Tenggara di masa depan, karena Aceh Tenggara menyimpan kekayaan alam yang berlimpah.” kata dia.
Selain itu, dalam temu ramah kali ini mahasiswa diajak untuk menunjukkan bakatnya melalui penampilan seni dan diuji dengan permainan yang mengasah emosional para peserta. | AMI | Sumber berita acehbaru.com|
Ketua IPMAT Riki Pranata megatakan, acara ini dimaksudkan sebagai ajang silaturrahim antar mahasiswa lama dan mahasiswa baru yang berasal dari Kutacane Aceh Tenggara untuk saling memotivasi dan saling shearing tentang pengalaman.
Dikatakan, acara ini dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswi Aceh Tenggara yang sedang melanjutkan studinya di Banda Aceh dan para orangtua yang berasal dari kabupaten setempat yang berdomisili di Banda Aceh. Acara ini juga menghadirkan senior-senior IPMAT yang tengah menempuh studi magisternya di beberapa perguruan tinggi di Banda Aceh.
“Kurang lebih seratus orang hadir dalam acara temu ramah ini. Kian meningkatnya jumlah pelajar Aceh Tenggara yang membidik perguruan tinggi di Banda Aceh. Oleh karena itu pihak IPMAT akan berusaha menjadikan momen silaturahim ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Riki.
“Berbeda dari tahun sebelumnya, mahasiswa baru kali ini dibekali dengan pengetahuan tentang kampus dan pembekalan softskill,” tambahnya.
Sementara itu Dr. Syukri Abdullah M.Si, pemateri dalam acara ini memaparkan, putra putri Aceh Tenggara sangat berpotensi dalam membangun Aceh Tenggara ke depan, dikarenakan putra-putri kabupaten tersebut memiliki berbagai kemampuan yang luar biasa termasuk keahlian dalam berkomunikasi.
“Aceh Tenggara mampu mencetak sarjana, magister dan doktor yang luar biasa yang akan mempengaruhi kejayaan Aceh Tenggara di masa depan, karena Aceh Tenggara menyimpan kekayaan alam yang berlimpah.” kata dia.
Selain itu, dalam temu ramah kali ini mahasiswa diajak untuk menunjukkan bakatnya melalui penampilan seni dan diuji dengan permainan yang mengasah emosional para peserta. | AMI | Sumber berita acehbaru.com|

