
Aceh Utara | acehtraffic.com - Prabowo Subianto calon Presiden nomor urut 1, meskipun
didengung-dengungkan sebagai salah satu pelaku pelanggaran HAM di
Indonesia, semasa dia belum dipecat di instansi militer, menang telah di
TKP pelanggaran HAM Simpang KKA.
Di Gampong Paloh Lada Kecamatan
Dewantara, Aceh Utara yang memiliki lima Tempat Pemungutn Suara (TPS)
seluruhnya didominasi oleh suara untuk Prabowo. Sementara rivalnya sosok
yang sederhana, Jokowi-JK calon nomor urut 2 hanya mendapat 1 suara di
TPS 25 Gampong itu.
Begitu juga dengan mayoritas hasil
perhitungan suara di Kecamatan Sawang Aceh Utara, Prabowo juga menang
telak diseluruh TPS, masyarakat di Kecamatan yang diblacklist hitam saat
konflik itu mendambakan pemimpin seperti sosok Prabowo sehingga
diseluruh TPS Prabowo selalu unggul, dengan suara rata-rata 65%.
Sama halnya dengan Kecamatan Muara Batu,
Banda Baro, Nisam dan Nisam Antara, dari setiap TPS terlihat suara
calon nomor urut 1 Prabowo-Hatta tetap mendominasi dalam plano (C1).
TPS 17
Gampong Asan Kecamatan Samudera, Prabowo mendapatkan 211 suara,
sedangkan Jokowi 115 suara. Di TPS 18 Gampong Murong Prabowo mendapatkan
suara sebanyak 171, Jokowi 110 suara. Sementara di Gampong Matang Ulim
Kecamatan Samudera, Aceh Utara, disini Jokowi yang unggul, meskipun
selisih hanya 2 suara terhadap prabowo.
Muhammad warga Sawang Aceh Utara
mengatakan pemilih lebih memilih Prabowo yang mendapat dukungan dari
Mualem, ketimbang memilih Jokowi yang mereka kira kristen keturunan
Cina. “mereka lebih setuju dengan Prabowo ketimbang Jokowi yang dibilang
beragama kristen keturunan Cina, ini yang menjadi persoalan, masyarakat
kita mendapat informasi terkontaminasi dengan udara kotor” Katanya.| acehbaru.com |
