
Kuala Lumpur | acehtraffic.com – Jumlah korban tewas akibat tenggelamnya
kapal tongkang di sekitar tiga kilometer lepas pantai Kota Banting,
Malaysia, pada Selasa lalu bertambah menjadi 14 jiwa setelah tiga
jenazah ditemukan di dua tempat berbeda.
Dikutip dari
Malaysian Insider, hari ini, mayat pertama ditemukan di dekat Pantai
Morib, Pulau Carey, pada Kamis kemarin, pukul 17.00 waktu setempat, dan
lainnya ditemukan di Port Klang sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Berdasarkan informasi dari Kepala Kepolisian Inspektur Azman Abdul
Razah, keduanya ditemukan tanpa dokumen apa pun.
Keempat
belas orang yang terdiri atas sebelas pria dan tiga wanita ini merupakan
korban dari tenggelamnya sebuah kapal kayu pada Selasa, 17 Juni 2014.
Kapal yang mengangkut 97 orang warga negara Indonesia (WNI) diduga
tenggelam akibat kelebihan muatan. (Baca: Lima TKI tewas AKibat kapal Tenggelam di Malaysia)
Puluhan
orang ini diduga merupakan imigran gelap yang berusaha menuju Malaysia.
Sebanyak 61 orang berhasil diselamatkan. Saat ini, tim penyelamat masih
mencari 20 korban yang masih hilang.
Sementara itu, satu
hari berselang, kapal lain juga dilaporkan kembali terbalik dan
tenggelam di perairan Malaysia saat berlayar menuju Indonesia. Informasi
dari Agensi Penguat Kuasa Maritim Malaysia yang disampaikan ke Kedutaan
Besar Indonesia untuk Malaysia menjelaskan kapal pengangkut 27 TKI itu
terbalik dan tenggelam di perairan Sepang, Selangor. (Baca: Kapal Angkut 27 TKI Tenggelam di Perairan Malaysia) | Tempo.co |
