
Aceh Timur | acehtraffic.com - Dua unit alat berat milik PT Citra Panji Manunggal (CPM) perusahaan yang bekerja sama dengan (CSO) Pertamina untuk memasang jaringan pipa dari Lhokseumawe ke Belawan, Pada Sabtu Malam 10 Mei sekitar pukul 21.00 Wib, dikabarkan dibakar oleh empat orang yang tidak dikenal.
Humas PT.CPM Zainuddin saat di hubungi acehtraffic.com mengatakan itu bukan daerah wewenang saya, tapi itu urusan pak ujang, saya emang tinggal daerah situ, tapi itu bukan wewenang saya, ujarnya,
Seperti kutipan halaman serambi minggu 11 Mei, menurut keterangan Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir Sik MH mengatakan, dari hasil olah TKP, pelaku berjumlah empat orang mengendarai dua sepmor Honda Vario merah dan Supra X 125 hitam.
Kapolres menambahkan, pelaku juga membawa dua pucuk senjata api (senpi) laras panjang dan sempat menyandera dua penjaga sambil menodongkan senpi. “Pelaku berbicara dalam bahasa Aceh (jangan lari dan jangan melapor kepada siapa pun). Setelah itu pelaku membakar dua alat berat dan meninggalkan TKP setelah melepas dua sandera,” kata Kapolres Aceh Timur.
Kapolres mengatakan, saat pelaku datang ada enam penjaga yang bertugas. Sedangkan jumlah petugas jaga seluruhnya 12 orang. Ciri-ciri pelaku, seorang berbadan gemuk, berjaket hitam, celana loreng, sepatu pacuk. Satu lagi berpostur kurus, rambut panjang bergelombang, celana jeans, kaus putih lengan panjang.
Akibat kejadian itu, PT CPM yang sedang melakukan pemasangan pipa di kawasan Peureulak mengalami kerugian sekitar Rp 2 miliar. “Dua unit armada pemadam milik Pemkab Aceh Timur sempat diturunkan ke lokasi kejadian,” kata AKBP Muhajir. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan sudah melakukan olah TKP dan mengejar tersangka yang dicurigai. AT | BMI | aceh.tribunnews.com | Foto : pekerja Sedang menyiapkan lubang Pipa |
Kapolres menambahkan, pelaku juga membawa dua pucuk senjata api (senpi) laras panjang dan sempat menyandera dua penjaga sambil menodongkan senpi. “Pelaku berbicara dalam bahasa Aceh (jangan lari dan jangan melapor kepada siapa pun). Setelah itu pelaku membakar dua alat berat dan meninggalkan TKP setelah melepas dua sandera,” kata Kapolres Aceh Timur.
Kapolres mengatakan, saat pelaku datang ada enam penjaga yang bertugas. Sedangkan jumlah petugas jaga seluruhnya 12 orang. Ciri-ciri pelaku, seorang berbadan gemuk, berjaket hitam, celana loreng, sepatu pacuk. Satu lagi berpostur kurus, rambut panjang bergelombang, celana jeans, kaus putih lengan panjang.
Akibat kejadian itu, PT CPM yang sedang melakukan pemasangan pipa di kawasan Peureulak mengalami kerugian sekitar Rp 2 miliar. “Dua unit armada pemadam milik Pemkab Aceh Timur sempat diturunkan ke lokasi kejadian,” kata AKBP Muhajir. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan sudah melakukan olah TKP dan mengejar tersangka yang dicurigai. AT | BMI | aceh.tribunnews.com | Foto : pekerja Sedang menyiapkan lubang Pipa |
