
Lhoksukon | acehtraffic.com - Salah seorang Kader Partai Nasional Aceh (PNA) Aceh Utara Darmuni (38) yang diculik 14 April 2014 lalu, sejumlah Aparat kepolisian dari Polres Aceh Utara melakukan penyisiran di kawasan pendalaman Paya Bakong pada tanggal 5 dan 6 Mei 2014, Penyisiran tersebut juga dibantu kader PNA, dan warga.
Kronologis kejadian yang menimpa Darmuni Kader PNA yang berasal dari Desa Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara yang diculik oleh Lima orang pria di kawasan Tunong Krueng, 14 Maret 2014 saat pulang dari posko milik Fauzi, caleg PNA di Desa Rayeuk Kuta Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara sekitar pukul 23.20 WIB.
Pihak Kapolres Aceh Utara yang di hubungi acehtraffic.com melalui Kasat Reskrim, Iptu Mahliadi Kamis 8 April mengatakan, Penyisiran tersebut di lakukan karna ada dugaan dari pihak keluarga kalau korban di bawa ke daerah kawasan perbukitan Paya Bakong, kami tetap mencari korban, dan juga butuh kerja sama dari berbagai elemen masyarakat untuk menemukan korban, ujarnya,
Mahliadi juga menambahkan, “Dalam kasus ini, kami juga sudah kirim surat pemanggil kepada seorang warga yang mengetahui informasi tentang kejadian penculikan kader PNA tersebut. dan warga tersebut belum memenuhi panggilan dan dalam waktu dekat kami akan jemput pria tersebut. karena kami sudah beberapa kali mendatangi rumah pria tersebut, tapi ia tidak ada di lokasi.
Kami menghimbau kepada warga agar memberikan informasi jika mengatahui keberadaan Korban dan juga pelaku yang terlibat dalam kasus ini. dan kami akan jamin keselamatan dan juga melindungi warga yang akan memberi informasi. pungkasnya, AT | BSM |
Kami menghimbau kepada warga agar memberikan informasi jika mengatahui keberadaan Korban dan juga pelaku yang terlibat dalam kasus ini. dan kami akan jamin keselamatan dan juga melindungi warga yang akan memberi informasi. pungkasnya, AT | BSM |
