
Banda Aceh | acehtraffic.com - Pemerintahan Aceh yang di Pimpin oleh Zaini Abdullah dan
Muzakir Manaf (Zikir) kerap terjadi perselisihan dan kontroversi antara
pasangan tersebut dengan pertengkaran mulut.
Sumber masalah pun berbeda-beda mulai dengan pembagian paket
proyek sampai penetapan Pejabat ekselon Satuan Kerja Pemerintahan Aceh (SKPA).
Seperti pemberitaan sebelumnya sempat di kabarkan yang bahwa gara - gara pemebagian proyek dan penetapan SKPA Zikir Bentrok. (Baca : Beredar Isu, Zikir Bentrok di Kantor Gubernur)
Seorang Pejabat yang berkedudukan di SKPA saat di temui
reporter acehtraffic.com mengatakan, kisrus antara Zaini dan Muzakir itu sudah
terbiasa dan bukan yang pertama kali, mereka saling dawa dawi di saat pembagian paket proyek dan juga
masalah kedudukan Kabinet Zikir yang di atur oleh Zaini Abdullah, ujar seorang
pejabat yang dekat dengan Wagub muzakir manaf tersebut.
Dia juga menambahkan,
kami sayangkan jika pemerintahan mereka tidak kompak ini akan berdampak kepada
pembangunan Aceh kedepan, dan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pun belum
menempatkan kursi jabatan eselon II dan III yang masih kosong. Di antaranya
adalah jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Kepala Dinas Pengairan Aceh.
Jika jabatan tersebut tidak di isi maka akan memberikan dampak buruk bagi kinerja
Pemerintah Aceh secara menyeluruh , ini yang kami khawatirkan, pungkas seorang
pejabat yang namanya tidak boleh di tulis, AT | UTM |
