acehtraffic.com | Baku – Perdana Menteri Lebanon Tammam Salam mendesak kelompok Hizbullah untuk keluar dari Suriah. Dirinya mengatakan, tidak ada keterlibatan Hizbullah dalam operasi militer terhadap militer Suriah.
Hal tersebut disampaikan oleh Salam saat diwawancara oleh stasiun Tv Arab Al Arabiya. Sebelumnya, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah menyampaikan akan mendukung Pemerintah Suriah melawan kelompok pemberontak.
Mendengar hal itu, kelompok Hizbullah pun melakukan serangan dan menembaki lingkungan Syiah, di wilayah Beirut. Pasca serangan ini, kelompok oposisi meminta pemerintah Lebanon untuk menghentikan aktivitas Hizbullah.
Namun imbauan agar Hizbullah keluar dari Suriah akan sulit. Keinginan kelompok Hizbullah untuk membantu Pemerintah Suriah dipertegas dengan mengatakan anggotanya tidak akan pergi dari Suriah.
“Hizbullah merupakan kelompok perlawanan Lebanon dan tidak ada hubungannya dengan pertempuran di Suriah," ujar Presiden Lebanon Michel Sulaman, seperti dikutip Trend, Senin (7/4/2014).
Sebelumnya Konflik Suriah pecah pada bulan Maret 2011. Konflik tersebut menewaskan sekira 150.000 orang. Sementara 4,2 juta orang menjadi pengungsi dan 2.3 juta orang melarikan diri ke negara-negara terdekat. AT | TM | Sumber : okezone.com |
Hal tersebut disampaikan oleh Salam saat diwawancara oleh stasiun Tv Arab Al Arabiya. Sebelumnya, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah menyampaikan akan mendukung Pemerintah Suriah melawan kelompok pemberontak.
Mendengar hal itu, kelompok Hizbullah pun melakukan serangan dan menembaki lingkungan Syiah, di wilayah Beirut. Pasca serangan ini, kelompok oposisi meminta pemerintah Lebanon untuk menghentikan aktivitas Hizbullah.
Namun imbauan agar Hizbullah keluar dari Suriah akan sulit. Keinginan kelompok Hizbullah untuk membantu Pemerintah Suriah dipertegas dengan mengatakan anggotanya tidak akan pergi dari Suriah.
“Hizbullah merupakan kelompok perlawanan Lebanon dan tidak ada hubungannya dengan pertempuran di Suriah," ujar Presiden Lebanon Michel Sulaman, seperti dikutip Trend, Senin (7/4/2014).
Sebelumnya Konflik Suriah pecah pada bulan Maret 2011. Konflik tersebut menewaskan sekira 150.000 orang. Sementara 4,2 juta orang menjadi pengungsi dan 2.3 juta orang melarikan diri ke negara-negara terdekat. AT | TM | Sumber : okezone.com |

