News Update :

Antara Ancaman dan Keunggulan Partai Penguasa Di Aceh.

Minggu, 13 April 2014

acehtraffic.com | Aceh Utara - Pemilu Legislatif telah berlalu pada tanggal 9 April 2014, namung kenangan pahit masih dikenang oleh masyarakat yang menjadi ancaman beberapa orang yang tidak lain adalah Tim pemenangan Caleg dari sebuah Partai Lokal. 

Warung kopi di Gampong menjadi tempat untuk membongkar semuanya yang telah berlalu. Pasalnya beberapa orang masyarakat ada rasa dendam dan benci untuk pihak tertentu di karenakan saudara, adik, abang dan anaknya yang di ancam untuk memenangkan caleg dari satu partai lokal. Anehnya caleg yang harus dicoblos masyarakat itu satu orang yang menuju kursi DPR Aceh dan caleg yang lain dari partai yang sama haram untuk dimenangkan. 

Dari hasil temuan reporter acehtraffic.com di Gampong Meunasah Alue Kecamatan Nisam, seorang warga yang bernama Abd Wahab (35) merasa kesal dan mengeluarkan amarahnya di warong kopi Pak Ibrahim dan tidak tersengaja terdengar oleh Tim reporter acehtraffic.com dia membongkar semua orang yang telah mengancam keluarganya termasuk adiknya (M.Wali). 

Dia juga menambahkan, sebelum pemilu saya sudah di pantau oleh tim caleg partai penguasa dan sempat menegur saya jika saya tidak memilih caleg tersebut maka rumah saya akan di bakar. 

“Saya tidak melawan mereka dan saya hanya diam saja, tapi yang saya tidak ketahui pada hari tersebut kenapa keluarga dan teman - teman saya pun keteranncaman, baru tadi malam saya tau kalau mereka ada di ancam oleh beberapa orang"

"Saya di ancam karena adik saya jadi saksi Partai Nasional Aceh (PNA) dan pada hari pemilihan adik saya tiba – tiba tidak mau lagi jadi saksi tanpa alasan apapun. “Rupanya dia sudah di ancam oleh pihak tersebut,” ujarnya. 

 Dan dia juga menambahkan jika saya tau adik saya pada hari itu di ancam maka saya yang akan menghajar mereka, tambahnya dengan nada kesal. |AT | BS |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016