
Jakarta | acehtraffic.com: Touring akbar dengan nama Unity Touring 2014 sukses diselenggarakan dengan rute menawan antara Danau Toba (Sumut) - Sabang (NAD). Dimulai Kamis 12 Februari 2013, Unity Touring menyelesaikan perjalanan di Titik Nol Kilometer, Sabang, Sabtu 15 Februari 2014.
17 Februari 2014 Peserta, 66 bikers Indonesia yang sebagian besar belum pernah riding bermotor ke titik terjauh bagian barat Indonesia tersebut nampak tak kuasa menahan haru dan kegembiraan.
Joel Deksa Mastana pimpinan rombongan Unity Touring mengatakan, kegiatan reli motor ini digelar dengan tema “Bikers Indonesia Bersatu” yang bertujuan untuk menjalin persaudaraan sesama Bikers Indonesia. “Ini touring yang penuh dengan kejutan. Bikers dilayani dengan fasilitas bintang lima sepanjang perjalanan,” ujar master instruktur Safety Ride &; Drive Center, Jakarta itu.
Unity Touring mendukung kegiatan rutin bikers yang positif seperti kampanye safety riding, touring, hingga kegiatan sosial (bikers give back). Semua ini untuk menunjukkan kepada masyarakat citra bikers yang positif. Selain Unity Touring, kegiatan lain yang bertujuan untuk menyebarkan semangat “Bikers Indonesia Bersatu”, yaitu Unity Fest, dan Unity Pitstop.
Touring Danau Toba-Sabang
Di bikers, touring ke Sabang, Nangroe Aceh Darusalam (NAD) adalah sebuah impian yang sangat tinggi. Sabang dengan landmark Titik Nol Kilometer memang begitu jauh untuk dijangkau bikers Indonesia dengan motornya. Namun, bisa mencapai Sabang, bukanlah mimpi lagi bagi 66 bikers ini.
Peserta merupakan hasil seleksi ketat di 33 kota Indonesia yang berhasil menjaring 33 bikers dewasa sebagai winners. Masing-masing peserta boleh membawa seorang brother untuk menemani touring hingga jumlah totalnya 66 bikers.
Joel Deksa Mastana pimpinan rombongan Unity Touring mengatakan, kegiatan reli motor ini digelar dengan tema “Bikers Indonesia Bersatu” yang bertujuan untuk menjalin persaudaraan sesama Bikers Indonesia. “Ini touring yang penuh dengan kejutan. Bikers dilayani dengan fasilitas bintang lima sepanjang perjalanan,” ujar master instruktur Safety Ride &; Drive Center, Jakarta itu.
Unity Touring mendukung kegiatan rutin bikers yang positif seperti kampanye safety riding, touring, hingga kegiatan sosial (bikers give back). Semua ini untuk menunjukkan kepada masyarakat citra bikers yang positif. Selain Unity Touring, kegiatan lain yang bertujuan untuk menyebarkan semangat “Bikers Indonesia Bersatu”, yaitu Unity Fest, dan Unity Pitstop.
Touring Danau Toba-Sabang
Di bikers, touring ke Sabang, Nangroe Aceh Darusalam (NAD) adalah sebuah impian yang sangat tinggi. Sabang dengan landmark Titik Nol Kilometer memang begitu jauh untuk dijangkau bikers Indonesia dengan motornya. Namun, bisa mencapai Sabang, bukanlah mimpi lagi bagi 66 bikers ini.
Peserta merupakan hasil seleksi ketat di 33 kota Indonesia yang berhasil menjaring 33 bikers dewasa sebagai winners. Masing-masing peserta boleh membawa seorang brother untuk menemani touring hingga jumlah totalnya 66 bikers.
Di perjalanan, berbagai fasilitas bintang lima disuguhkan untuk mereka. Sebelum touring semua peserta memperoleh pelatihan teknik berkendara aman secara berkelompok dari Joel Deksa Mastana yang mengenyam pendidikan keselamatan berkendara di Australia dan sering memberikan pelatihan kepada komunitas motor dan kepolisian.
Di daerah Parapat, Danau Toba, peserta disediakan motor lengkap dengan atribut bikers yang dikenakan seperti helm, jaket, sapatu touring dan keselamatan berkendara lainnya. Seluruh peserta juga diberi perangkat komunikasi ponsel android sebagai penghubung dan pemberi info selama touring yang mendapat pengawalan pihak kepolisian dan tim kesehatan lengkap bersama ambulance ini.
Di Titik Nol Kilometer, peserta melakukan deklarasi untuk menyatukan visi, saling membantu dalam kegiatan yang positif, dan menghindari tindakan yang merugikan masyarakat.
Peserta juga melakukan aktivitas bikers give back yaitu memperindah Tugu Nol Kilometer. Peserta juga mengembangkan semangat brotherhood. Silaturahmi dengan klub-klub motor lain dilakukan di kota-kota yang disinggahi.
Taufan Jamalludin, salah satu peserta dari Lhok Seumawe mengaku terharu karena telah menemani puluhan bikers se-Indonesia sekaligus menjelajahi wilayah Aceh.
“Yang paling menarik tentu saja ilmu keselamatan berkendara yang kami peroleh dalam perjalanan ini. Gerakan keselamatan berkendara di jalan raya ini akan kami tularkan kepada teman-teman di Aceh,” ujarnya terharu.
Di penutupan touring, kejutan utama diumumkan. Pertama doorprize berupa dua kamera digital. Gongnya adalah, saat diumumkan, 33 motor Yamaha New Vixion yang dikendarai peserta winners dinyatakan menjadi milik bikers dan akan dikirim langsung ke kota masing-masing.
Di daerah Parapat, Danau Toba, peserta disediakan motor lengkap dengan atribut bikers yang dikenakan seperti helm, jaket, sapatu touring dan keselamatan berkendara lainnya. Seluruh peserta juga diberi perangkat komunikasi ponsel android sebagai penghubung dan pemberi info selama touring yang mendapat pengawalan pihak kepolisian dan tim kesehatan lengkap bersama ambulance ini.
Di Titik Nol Kilometer, peserta melakukan deklarasi untuk menyatukan visi, saling membantu dalam kegiatan yang positif, dan menghindari tindakan yang merugikan masyarakat.
Peserta juga melakukan aktivitas bikers give back yaitu memperindah Tugu Nol Kilometer. Peserta juga mengembangkan semangat brotherhood. Silaturahmi dengan klub-klub motor lain dilakukan di kota-kota yang disinggahi.
Taufan Jamalludin, salah satu peserta dari Lhok Seumawe mengaku terharu karena telah menemani puluhan bikers se-Indonesia sekaligus menjelajahi wilayah Aceh.
“Yang paling menarik tentu saja ilmu keselamatan berkendara yang kami peroleh dalam perjalanan ini. Gerakan keselamatan berkendara di jalan raya ini akan kami tularkan kepada teman-teman di Aceh,” ujarnya terharu.
Di penutupan touring, kejutan utama diumumkan. Pertama doorprize berupa dua kamera digital. Gongnya adalah, saat diumumkan, 33 motor Yamaha New Vixion yang dikendarai peserta winners dinyatakan menjadi milik bikers dan akan dikirim langsung ke kota masing-masing.
“Alhamdulillah, tidak menyangka akan dapat rezeki sebanyak ini,” teriak Cika, peserta lainnya dari Banda Aceh. | AT | RD | RILIS|
