
Nusakambangan | acehtraffic.com - Setelah sepekan dicari di dalam hutan,
Ahmad Yusuf alias Oji, 41 tahun, ternyata sudah berhasil lolos keluar
pulau. Ia berhasil kabur dari Nusakambangan karena dibantu seorang
pencari kayu bakar yang sedang melintas di selat Nusakambangan.
"Ia berhasil menyeberang karena sudah mengganti kaos khusus napi yang biasa dipakai," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Jawa Tengah, Hermawan Yunianto, Kamis, 21 November 2013
Oji merupakan narapidana kasus pembunuhan yang sudah divonis 20 tahun. Oji sudah menjalani masa hukuman selama 12 tahun.
Hermawan mengatakan, Oji tak dikenali oleh pencari kayu bakar karena sudah berganti kaos. Di belakang LP Batu, ditemukan kaos khusus napi yang diduga milik Oji. Selanjutnya, dengan perahu compreng, Oji diberi tumpangan hingga bisa menyeberang ke daratan Cilacap.
Oji gampang untuk keluar Nusakambangan karena ada dermaga kecil di pantai belakang LP Batu. Menurut dia, sang pencari kayu bakar tidak mengetahui bahwa orang yang diberi tumpangan adalah napi yang sedang kabur. "Kami masih mempertimbangkan untuk melaporkan si pencari kayu bakar. Yang jelas, orangnya memang tidak tahu kalau itu napi kabur," katanya.
Masih menurut Hermawan, Oji menyeberang ke Cilacap diperkirakan pukul 13.00. Sedangkan berita hilangnya salah satu napi baru diketahui pukul 18.30 WIB.
Kepala LP Kelas I Batu Liberti Sitinjak mengatakan bahwa Oji masih dalam pengejaran aparat gabungan dari sipir dan Polres Cilacap. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan Lapas tempat Oji sebelumnya mendekam," katanya. | Sumber TEMPO|
"Ia berhasil menyeberang karena sudah mengganti kaos khusus napi yang biasa dipakai," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Jawa Tengah, Hermawan Yunianto, Kamis, 21 November 2013
Oji merupakan narapidana kasus pembunuhan yang sudah divonis 20 tahun. Oji sudah menjalani masa hukuman selama 12 tahun.
Hermawan mengatakan, Oji tak dikenali oleh pencari kayu bakar karena sudah berganti kaos. Di belakang LP Batu, ditemukan kaos khusus napi yang diduga milik Oji. Selanjutnya, dengan perahu compreng, Oji diberi tumpangan hingga bisa menyeberang ke daratan Cilacap.
Oji gampang untuk keluar Nusakambangan karena ada dermaga kecil di pantai belakang LP Batu. Menurut dia, sang pencari kayu bakar tidak mengetahui bahwa orang yang diberi tumpangan adalah napi yang sedang kabur. "Kami masih mempertimbangkan untuk melaporkan si pencari kayu bakar. Yang jelas, orangnya memang tidak tahu kalau itu napi kabur," katanya.
Masih menurut Hermawan, Oji menyeberang ke Cilacap diperkirakan pukul 13.00. Sedangkan berita hilangnya salah satu napi baru diketahui pukul 18.30 WIB.
Kepala LP Kelas I Batu Liberti Sitinjak mengatakan bahwa Oji masih dalam pengejaran aparat gabungan dari sipir dan Polres Cilacap. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan Lapas tempat Oji sebelumnya mendekam," katanya. | Sumber TEMPO|
