News Update :

4 Lembaga di Aceh Digandeng Lemhanas RI

Rabu, 04 Desember 2013

Banda Aceh | acehtraffic.com - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menjalin kerja sama dengan empat lembaga di Aceh, yang berlangsung di Aula Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Selasa 3 Desember 2013. Keempat lembaga tersebut adalah UIN Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, dan Majelis Adat Aceh (MAA).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Gubernur Lemhannas RI, Prof Dr Ir Budi Susilo Soepandji DEA, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim MA, Rektor Unsyiah diwakili Pembantu Rektor IV, Dr Ir Darusman MSc, Ketua MPU Aceh Tgk H Ghazali Mohd Syam, dan Ketua MAA diwakili Drs H Abdurrahman Kaoy.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan antar para pihak. Kerja sama itu mencakup dalam lima hal, yaitu pendidikan penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional, penelitian dan pengkajian strategik, pemantapan nilai-nilai kebangsaan, pengukuran ketahanan nasional, dan pengabdian kepada masyarakat.

Gubernur Lemhannas RI, Budi Susilo Soepandji usai memberikan kuliah umum mengatakan, pihaknya menilai kondisi Aceh saat ini sudah kondusif dari segi sosial, kebudayaan, dan masyarakat Aceh. Sebab itu, menurutnya, hal ini merupakan suatu upaya yang positif yang harus tetap dijaga.

“Dengan melihat kondisi seperti ini dari kacamata lemhannas menangkap untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas lagi dengan masyarakat Aceh, melalui lembaga MAA, MPU, UIN Ar-Arniry, dan Unsyiah,” kata Budi.

Menurutnya kerja sama ini dilakukan berdasarkan pemaparan dari Menkopolhukam terhadap kelanjutan dari penyebaran nilai-nilai kebangsaan. Ia menambahkan kerja sama ini berjalan dalam jangka waktu lima tahun, dan langkah awal akan mengembangkan tiga hal strategis yaitu lingkungan pendidikan, pemukiman, dan kerja.

“Kedua perguruan tinggi ini dapat menjadi simbol untuk berpijak para pemikir nasional yang berasal dari universitas ini dalam mengembangkan kebangsaan di lingkungannya,” demikian katanya.

Pada kesempatan ini juga dihadiri sejumlah Muspida plus antaranya Pangdam, Wakapolda, Asisten I Setda Aceh, Dr Iskandar Gani MH mewakili gubernur, dan undangan lainnya. | AT | I | Aceh.tribunnews |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016