Aceh
Timur | acehtraffic.com- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Guru Nasional dan
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Aceh Timur berlangsung
meriah. Ribuan tenaga pendidik mulai dari SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA tumpah
ke Lapangan Pusat Pemkab Aceh Timur di Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk mengikuti
Upacara Bendera. Rabu, 27 November 2013
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kajari Idi Hasanuddin SH. Di rimbun utama tampak Asisten II Setdakab Aceh Timur Amiruddin NN, Ketua DPRK Aceh Timur Tgk Alauddin SE, Ketua PGRI Aceh Timur H. Agussalim, SH, MH, Perwira Penghubung (Pabung) Makodim 0104 Aceh Timur, Kepala Kemenag Aceh Timur Drs. Tgk. H. Faisal Hasan ZZ, unsur mupida plus, muspika Kecamatan Idi Rayeuk, sejumlah Kepala SKPK, para Camat dan puluhan Kepala Sekolah (Kepsek) serta puluhan Pengawas TK/SD – SMP/SMA.
Kajari
Idi Hasanuddin saat membacakan Pidato Menteri Pendidikan RI Muhammad Nuh
mengharapkan, seluruh guru agar mengembangkan ilmu dan berkarya serta
berdedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa dalam menghadapi tantangan
globalisasi.
Guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa merupakan profesi
yang sangat mulia, karena berkat kegigihan para guru sebuah negeri mampu
bangkit maju ke arah yang lebih baik.
Usai
Upacara, Panitia Pelaksana (Panpel) HUT PGRI Ke 68 memberikan penghargaan
kepada sejumlah guru usia kritis sebanyak 58 orang.
Nama-nama
guru usia kritis yang mendapat penghargaan yakni, Safriana, M. Yakob, Erni,
Taibah, Mawardi dan Syarifah Arfat serta Haninah (UPDT Darul Aman).
Selanjutnya, Husniah, Rusdiah, Rahman M. Thaib, Usman, Hasanuddin, M. Thaib dan
Nurhasanah (UPTD Simpang Ulim). Kemudian, Syatariah, Hasnah, Sofyan, Amanusah,
Hasnah, Syamsinar, H. Marwan, Darmawati, Saudah dan Rusli (UPTD Idi).
Dari
UPTD Julok yang mendapat penghargaan adalah Zubaidah, Safrina, Khairani, Cut
Nazarwa, Abidah Abubakar dan Hazanah. Lalu dari UPTD Peureulak adalah, Cut
Maryani, Yusuf Sulaiman, Ela Nurmini, Nurliah, Zakaria, Juairiyah dan Dewiana.
Guru usia kritis yang mendapat penghargaan dari UPTD Ranto Peureulak adalah
Maryani, Husein Kasem, M Yasin Isma, Maryani, Maryati, Maryamah, Nurhayati dan
Carba. Kemudian, UPTD Ranto Selamat yakni Hj. Nurhayati, Sakdiah dan Rasyidin.


