Madrid | acehtraffic.com - Legenda sepakbola Prancis yang juga pernah bermain bagi
Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku punya peran yang berbeda saat
bersama pelatih El Real musim ini Carlo Ancelotti.
Saat ini, mantan pemain berusia 41 tahun tersebut menjabat sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti. Dengan posisinya itu Zidane mengaku lebih banyak punya peran penting di dalam perkembangan tim.
Sebelumnya, di masa kepelatihan Jose Mourinho, pemain yang pernah mengantarkan Prancis Juara Dunia 1998 itu menjabat sebagai Staf Khusus Kepelatihan. Posisi yang membuatnya hanya berkerja dari belakang layar.
"Peran saya benar-benar berbeda saat ini. Bersama Mou saya tak berada di lapangan. Saya tak bernah bertemu dengannya dan kami tidak membicarakan soal tim atau taktik," katanya kepada football-espana.
"Saat ini saya punya peran sebenarnya dalam hal tersebut. Saya harus memberikan masukan kepada Ancelotti tentang tim. Kami membicarakan tentang pemain dan kami berbincang," jelasnya menambahkan.
Dalam tugasnya, Zidane menambahkan, ia punya batasan dalam memberi arahan kepada pemain. Ia lebih memilih untuk berbicara secara pribadi dengan pemain bersangkutan ketimbang membahasnya di depan anggota tim lainnya.
"Saya pernah berbicara dengan tim beberapa kali, tapi itu bukanlah tugas saya. Saya berbicara dengan pemain secara pesonal, bertatap muka," ia memungkasi.
Usai memutuskan pensiun dari sepakbola di akhir musim 2005-06, Madrid sebagai klub terakhir Zidane langsung menawarkan jabatan fungsional kepada Sang Maestro Sepakbola itu.| AT | R | INC|
Saat ini, mantan pemain berusia 41 tahun tersebut menjabat sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti. Dengan posisinya itu Zidane mengaku lebih banyak punya peran penting di dalam perkembangan tim.
Sebelumnya, di masa kepelatihan Jose Mourinho, pemain yang pernah mengantarkan Prancis Juara Dunia 1998 itu menjabat sebagai Staf Khusus Kepelatihan. Posisi yang membuatnya hanya berkerja dari belakang layar.
"Peran saya benar-benar berbeda saat ini. Bersama Mou saya tak berada di lapangan. Saya tak bernah bertemu dengannya dan kami tidak membicarakan soal tim atau taktik," katanya kepada football-espana.
"Saat ini saya punya peran sebenarnya dalam hal tersebut. Saya harus memberikan masukan kepada Ancelotti tentang tim. Kami membicarakan tentang pemain dan kami berbincang," jelasnya menambahkan.
Dalam tugasnya, Zidane menambahkan, ia punya batasan dalam memberi arahan kepada pemain. Ia lebih memilih untuk berbicara secara pribadi dengan pemain bersangkutan ketimbang membahasnya di depan anggota tim lainnya.
"Saya pernah berbicara dengan tim beberapa kali, tapi itu bukanlah tugas saya. Saya berbicara dengan pemain secara pesonal, bertatap muka," ia memungkasi.
Usai memutuskan pensiun dari sepakbola di akhir musim 2005-06, Madrid sebagai klub terakhir Zidane langsung menawarkan jabatan fungsional kepada Sang Maestro Sepakbola itu.| AT | R | INC|

