
Washington DC | acehtraffic.com - Pentagon menegaskan pada hari Sabtu bahwa militer AS terlibat dalam operasi di Somalia melawan teroris al-Shabaab, yang bertanggung jawab atas serangan mematikan baru-baru ini di sebuah pusat perbelanjaan di ibukota Kenya Nairobi.
Juru bicara Pentagon George Little mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa ia dapat mengkonfirmasi bahwa personil militer AS terlibat dalam operasi malam terhadap kelompok teroris al-Shabaab pada Jumat. Namun dia tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut, termasuk daftar nama-nama teroris yang ditargetkan.
Media AS sebelumnya mengutip seorang pejabat senior AS melaporkan bahwa tim US Navy SEAL mengambil bagian dalam serangan Al-Shabaab di Somalia, tempat basis kelompok teroris tersebut.
Pasukan AS telah menarik diri sebelum memastikan apakah target sudah dibunuh karena mereka mendapat serangan, namun tidak ada SEAL yang diperkirakan tewas dalam operasi itu, kata pejabat tersebut seperti dikutip kantor berita Xinhua, 6 Oktober 2013.
Menurut sumber radio pemerintah Somalia dan warga setempat mengatakan pada hari Sabtu bahwa pasukan asing tak dikenal menyerang sebuah rumah di kota Barawe selatan Somalia yang dikuasai oleh al-Shabaab dalam serangan semalam.
Serangan itu dilancarkan dari arah laut ke sebuah rumah yang dilindungi oleh pejuang al-Shabaab dan terjadi pertempuran selama lebih dari satu jam, menurut penduduk Barawe di wilayah Lower Shabelle.
Al-Shabaab, sebuah kelompok militan Somalia yang berafiliasi al-Qaida, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap mal Wesgate pusat perbelanjaan mewah di Nairobi pada 21 September, yang menewaskan lebih dari 70 orang.
Media AS juga melaporkan bahwa pasukan militer AS melancarkan operasi lain hari Sabtu di ibukota Libya Tripoli dan menangkap Abu Anas al Libi, seorang pemimpin kelompok al-Qaida yang dikaitkan dengan kasus pengeboman kedutaan besar AS di Tanzania dan Kenya pada 7 Agustus 1998.
Operasi itu dilakukan dengan sepengetahuan pemerintah Libya, kata seorang pejabat AS yang dikutip oleh media AS. Namun tidak diungkapkan rincian lebih lanjut mengenai hal itu.
Sejauh ini, pemerintah AS belum memberikan konfirmasi atas laporan operasi militer AS di Libya. | AT | Z
