Jakarta | acehtraffic.com - Sukses
menggelar konser di Singapura, Syahrini membawa banyak pengalaman
kembali ke Indonesia. Syahrini mengaku memang dibayar mahal untuk
menggelar konser di Marina Bay Sands, Singapura.
Untuk memuaskan penggemarnya, Syahrini mengaku mempersiapkan diri dengan busana sangat fantastis. Dia membawa empat kostum yang ia kenakan bergantian selama konser. Salahsatu busananya adalah karya desainer Hengki Kawilarang yang didesain khusus untuk Syahrini.
Selain itu, dua baju yang dikenakan Syahrini bertema bulu. Baju yang pertama berisi lima ribu bulu Burung Merak dan baju kedua berisi lima ribu bulu Burung Kasuari.
"Aku dan Hengki khusus datang ke penangkaran dan aku mengambil bulu Merak jantan yang rontok ya. Kita budidayakan sendiri jadi tidak merusak hewan, bukan membunuh dan bulunya dicabutin. Itu jahat banget," ujar Syahrini ditemui saat mengisi acara ulang tahun MNC TV, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2013.
Begitupun dengan bulu Burung Kasuari. Syahrini dan Hengki Kawilarang menggunakan bulu itu agar ada sentuhan Indonesia dalam busana sang diva. "Kita pilih burung asal Papua, Irian agar mewakilkan touch of Indonesia," ujar Syahrini.
Pendeknya, semua pakaian yang dikenakan Syahrini mengandung unsur budaya Indonesia. "Waktu opening, aku pakai baju yang ada rumah gadangnya, terakhir aku pakai baju dengan lima ribu mutiara menempel di bajuku," kata Syahrini dengan bangga.
Syahrini mengaku senang konsernya sangat sukses. "Karena aku tak pernah punya konser sebesar itu dengan konsepnya yang megah dan sebanyak itu penontonnya," tambah Syahrini.
Dengan suksesnya konser di Singapura, Syahrini sangat bersyukur bahwa karyanya bisa diapresiasi. Ia tak menyangka sangat diapresiasi oleh negara negara tetangga. | AT | R | Sumber TEMPO\
Untuk memuaskan penggemarnya, Syahrini mengaku mempersiapkan diri dengan busana sangat fantastis. Dia membawa empat kostum yang ia kenakan bergantian selama konser. Salahsatu busananya adalah karya desainer Hengki Kawilarang yang didesain khusus untuk Syahrini.
Selain itu, dua baju yang dikenakan Syahrini bertema bulu. Baju yang pertama berisi lima ribu bulu Burung Merak dan baju kedua berisi lima ribu bulu Burung Kasuari.
"Aku dan Hengki khusus datang ke penangkaran dan aku mengambil bulu Merak jantan yang rontok ya. Kita budidayakan sendiri jadi tidak merusak hewan, bukan membunuh dan bulunya dicabutin. Itu jahat banget," ujar Syahrini ditemui saat mengisi acara ulang tahun MNC TV, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2013.
Begitupun dengan bulu Burung Kasuari. Syahrini dan Hengki Kawilarang menggunakan bulu itu agar ada sentuhan Indonesia dalam busana sang diva. "Kita pilih burung asal Papua, Irian agar mewakilkan touch of Indonesia," ujar Syahrini.
Pendeknya, semua pakaian yang dikenakan Syahrini mengandung unsur budaya Indonesia. "Waktu opening, aku pakai baju yang ada rumah gadangnya, terakhir aku pakai baju dengan lima ribu mutiara menempel di bajuku," kata Syahrini dengan bangga.
Syahrini mengaku senang konsernya sangat sukses. "Karena aku tak pernah punya konser sebesar itu dengan konsepnya yang megah dan sebanyak itu penontonnya," tambah Syahrini.
Dengan suksesnya konser di Singapura, Syahrini sangat bersyukur bahwa karyanya bisa diapresiasi. Ia tak menyangka sangat diapresiasi oleh negara negara tetangga. | AT | R | Sumber TEMPO\

