Aceh Timur | acehtraffic.com – Wakil Bupati
Aceh Timur Syahrul bin Syama’un melantik 34 keuchik (kepala desa—red) dalam
beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, Senin 16 September 2013 Prosesi pelantikan
dipusatkan di Aula Serbaguna Idi.
Keuchik yang
dilantik yakni Mahdi (Buket Panjau, Nurussalam), M Nur (Bulet Tufah, Darul
Falah), Said Arifin (Labuhan, Sungai Raya), Abdul Manaf (Maneramphak, Julok),
Mahdian (Blang Paoh II, Julok), Sulaiman (Panton Rayeuk A, Banda Alam),
Hasanuddin (Seuneubok Barat, Idi Tiomur), Asnawi (Matang Bungong, Idi Timur),
Tgk Ilyas (Seuneubok Timur, Idi Timur), M Yusuf (Keutapang II, Idi Timur),
Mursyidin Ilyas (Jeungki, Peureulak Timur), M Daod Hamid (Alubu Alu Nireh,
Peureulak Timur) dan Abdul Hafid (Titi Baro, Simpang Ulim).
Selanjutnya geuchik
yang lantik yakni, Saifuddin (Matang Seupeng, Simpang Ulim), Syaid Syahril
(Paya Uno, Ranto Peureulak), M Daud Abdullah (Alu Dua, Ranto eureulak),
Burhanuddin (Pasir Putih, Ranto Peureulak), Mukhlisin (Bhom Lama, Ranto
Peureulak), Baharuddin (Seuneubok Baro, Ranto Peureulak), Syafrizal (Punti
Payong, Birem Bayeun), Dagang Isnaini (Alue Gadeng II, Bvirem Bayeun), A Malik
Razali (Paya Rambong, Birem Bayeun), Razali (Alue Canang, Birem Bayeun),
Budiman (Buket Juara, Idi Rayeuk), Sofyan Juned (Seuneubok Bacee, Idi Rayeuk),
Baktiar (Seuneubok Teungoh, Idi Rayeuk).
Kemudian, Fauzan
Azmi (Seuneubok Rambong, Idi Rayeuk), Nazaruddin (Gampong Tanjong, Idi Rayeuk),
Zainuddin (Gampong Jawa, Idi Rayeuk), Ishak (Kuala, Idi Rayeuk), Suhaimi (Kuta
Blang, Idi Rayeuk) dan Miswar sebagai Keuchik Gampong keutapang Mameh,
Kecamatan Idi Rayeuk.
Wakil Bupati Aceh
Timur Syahrul Syama’un dalam sambutan menekankan, para kechik yang dilantik
kembali meningkatkan syiar dan syair ditiap-tiap meunasah dalam desa
masing-masing. “Hidupkan kembali syiar Islam, baik itu pengajian kalangan anak
muda-mudi ataupun bacaan dalail khairat serta berbagai kegiatan lainnya yang
dapat mengangkat syiar Islam khususnya di Aceh Timur,” katanya.
Dia juga meminta,
kechik yang dilantik untuk menghidupkan kembali pengajian-pengajian yang selama
mulai luntur di desa-desa. “Ini juga dibutuhkan kerjasama semua lapisan
masyarakat, seperti mematikan Televisi pada saat jam pengajian yakni antara
pukul 19:00 – 21:45 Wib. Sehingga tidak ada para remaja tanggung usia SMA ke bawah
yang duduk nongkrong di warung kopi,” kata Wabup Syahrul.
Sebelum menutup
sambutannya, Wabup juga meminta keuchik yang baru dilantik segera membuat
perubahan dengan mengedepankan aza musyawarah bersama aparatur desa
masing-masing.
“Ajak semuanya seperti ketua Pemuda, Sekdes, Kadus dan Kaur
serta Tuha Peut dalam mengambil kebijakan serta keputusan desa, sehingga
keterbukaan yang dimiliki akan membuat desa nyaman, aman dan jauh dari fitnah,”
tandas Syahrul Syamaun. | AT | RD| SD|

