News Update :

Pemko Gelar Dakwah Umum Jum'atan

Jumat, 27 September 2013

Banda Aceh | acehtraffic.com-Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam kembali menggelar Dakwah Umum Jumatan, Jumat 27 September 2013 pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang bertempat di Taman Sari ini menghadirkan Tgk Fakhruddin Lahmuddin sebagai pence­ramah. 
 
“Kami mengimbau seluruh masyarakat kota untuk hadir dan sama-sama mendengar­kan taushiyah dari Tgk Fakhruddin Lahmud­din,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh Drs Marwan.  
 
Dikatakannya, Sosok Tgk Fakhruddin merupakan tokoh yang tak asing di Banda Aceh. Sosok ulama muda ini sering mengisi kegiatan keagamaan di Aceh. Dia juga tercatat sebagai pimpinan pesantren Oemar Diyan, Kecamatan Indra­puri, Aceh Besar.
 
Fakhruddin juga tercatat se­bagai alumni Pesantren Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Pendidikan tinggi diselesaikannya di Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry. Dan meraih gelar master pendidikan di FKIP Unsyiah. 
 
“Insya Allah, akan banyak sekali pen­getahuan yang akan diberikan kepada kita semua. Karena itu, tak ada salahnya jika masyarakat meluangkan waktu sejenak untuk hadir bersama-sama di Taman Sari, sebelum melaksanakan shalat Jumat,” kata Marwan
 
Dakwah Jumatan adalah agenda rutin Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menin­gkatkan pengetahuan agama warga. Selain mengundang ulama-ulama asal Aceh, sejumlah ulama kondang di Jakarta juga pernah hadir mengisi acara ini.
 
Wakil walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE sebelumnya mengatakan, Kegiatan Dakwah Umum ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh yang ingin menjadikan Banda Aceh sebagai model Kota Madani yang berlandaskan Syariat Islam.
 
Selain itu, ia juga mengatakan kegiatan ini menjadi penting karena Pemko fokus pada peningkatan sumber daya manusia yang islami.
 
“Selaras dengan itu, kita berusaha menciptakan pemerintahan yang islami, bersih dan berjalan di atas koridor syariat Islam yang terus diupayakan ke arah yang sempurna,” ujarnya.
 
Untuk melaksanakan ini menurutnya diperlukan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, para pengambil kebijakan dan masyarakat. Dakwah umum ini katanya diharapkan bisa menjadi pilot project yang bermanfaat untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan Kota Madani.
 
“Kota Banda Aceh sebagai etalasenya Aceh menghadapi berbagai tantangan dalam pembinaan masyarakat menuju masyarakat madani yang bertamaddun islami,” ujarnya.| AT | RD|
 
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016