Aceh Timur | acehtraffic.com- Said (30) salah seorang warga Idi yang selama ini
menjadi nasabah kredit FIF cabang Idi Rayeuk, Aceh Timur, sangat kecewa dengan tindakan salah satu depkolektor FIF yang memaksanya untuk membayar segera
uang ansuran sepeda motor yang baru menunggak 17 hari. Senin 23 September
2013
Said mengatakan awalnya, seminggu sebelumnya dua orang petugas yang mengaku sebagai depkolektor mendatangi rumahnya, dan menanyakan ansuran penunggakan.
Said mengatakan awalnya, seminggu sebelumnya dua orang petugas yang mengaku sebagai depkolektor mendatangi rumahnya, dan menanyakan ansuran penunggakan.
"Kita tukaran no hp ja, nanti
begitu ada uang saya telpon,pokoknya dalam bulan ini saya bayar,” Ujar Said salah
satu pelangan FIF.
Beberapa hari kemudian yang nama Diat menghubunginya dan saat itu karena saya sedang bekerja panggilan telponnya saya rijek. Setelah itu kembali mengirim pesan melalui pesan singkatnya dan mengatakan. ,” Ini perintah dari kantor, harus bisa menyelesaikan ansuran sekarang juga”
Beberapa hari kemudian yang nama Diat menghubunginya dan saat itu karena saya sedang bekerja panggilan telponnya saya rijek. Setelah itu kembali mengirim pesan melalui pesan singkatnya dan mengatakan. ,” Ini perintah dari kantor, harus bisa menyelesaikan ansuran sekarang juga”
Setelah itu, Senin 23 September 2013
pagi hari depkolektor kembali mendatangi rumah dan saat itu yang ada dirumah
hanya istrinya dan depkolektor dan menitip pesan uang ansuran harus ada hari ini.
,” Nanti sore datang lagi,” Kata depkolektor, sebagaimana ditirukan Said.
,”Saya menelpon depkolektor dan
menanyakan ngapain kerumah, kan udah
saya berjanji sebelum sampai satu bulan saya langsung bayar, dan dalam
perjanjian awal kan bukan begini caranya,” Kisah Said
Namun siang hari di hari yang sama
tidak lama datang surat somosi surat teguran. Dalam isi surat paling lambat
bayar tgl 25.
Said mengaku sangat terganggu atas tindakan
Depkolektor FIF, dan sangat tidak nyamann dengan kelakuan seperti itu, karena
saya telah berjanji melunasi dan kewajiban saya pun belum jatuh tempo.
Saya berharap, untuk kedepannya yang
mengambil uang ansuran jangan depkoletor yang sama, apa bilang masih depkoletor
yang sama maka saya kuatir akan terjadi hal yang tidak di inginkan.
,’Saya
selaku nasabah sangat kecewa dengan kelakuan seperti ini, mengungatkan wajiub
tetapi kelakuan juga harus di jaga,’ Tambah Said
Sambil mengatakan bagi masyarakat
yang memiliki sangkut paut dengan kredit sepeda motor untuk dapat secara jelas
membaca aturan main sehingga tidak sesuka hati depkolektor menagih dengan
cara-cara diluar batas kemanusian
Hingga berita ini diturunkan belum berhasil
dikonfirmasi depkolektor maupun peryusahaan kredit Fif tersebut. | AT |RD|

