News Update :

Warga Aceh di Norwegia Rayakan Idul Fitri dengan Halal Bihalal

Senin, 12 Agustus 2013

Norwegia | acehtraffic.com – Membuat acara, untuk bertemu, saling memaafkan inilah dilakukan warga Aceh di Norwegia dalam merayakan lebaran Idul Firi 1434 H kali ini. Bagi yang tinggal disekitar Rogaland berkumpul di Bydelhus Forus menggelar acara halal bihalal, dan makan bersama. Ini sebagai ganti saling berkunjung seperti suasana lebaran di Aceh. Disinilah bermaaf maafan, bersenda gurau dan saling bercerita.

Canda dan tawa pun terlihat pada Minggu 11 Agustus 2013 itu, Nuansa Ramadhan dan lebaran jelas terasa perbedaanya. Kalau di Aceh pada malam lebaran suara takbir menggema di setiap sudut kota, disini sangat sunyi dengan suasana itu, malah hanya terdengar suara lonceng gereja yang berbunyi setiap lima belas menit sekali.

Namun itu semua tidak menghalangi semangat Warga Aceh dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri di Stavanger. Jumlah masjid yang masih terhitung sedikit, tetapi warga Aceh dan warga Muslim dari berbagai negara lainnya yang menetap di Wilayah Rogaland tetap dapat  melaksanakan shalat Idul Fitri di beberapa masjid yang ada di Stavanger dan Sandnes.

Jarak ribuan kilometer dari tanah Aceh tidak mengurangi hangatnya lebaran kali ini karena Warga Aceh bisa bertemu dengan warga Aceh lain yang menetap di wilayah Rogaland. Pada saat acara Halal bi halal ini sesama warga Aceh bisa melepas rindu dengan Canda dan tawa.

Rasa haru dan terasa seperti sedang berada di Aceh ketika  alunan kitab suci alquran yang di bacakan oleh Mauliza Ridwan berkumandang kemudian disusul suara takbir dan adzan  menggema yang di kumandangkan oleh Tgk.H.Zulkifli Abdullah( Zulkifli Abda). Sekalipun Islam di Eropa masih menjadi minoritas tapi semangat menegakkan syariat tetap dipegang teguh oleh warga Aceh di Norwegia.

“Kami ini hidup di perantauan, moment lebaran seperti ini tentu tidak ingin kami lewatkan begitu saja. Acara halal bihalal ini semoga bisa mempererat talisilaturhami kami dengan teman-teman yang ada di wilayah Rogaland” jelas Tarmizi Ibnu.

Tujuan digelarnya acara ini untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Aceh. Meskipun hanya dilaksanakan secara sederhana karena ramai warga Aceh yang menetap di sekitar Rogaland yang pulang kampung(pulkam) untuk berpuasa dan berlebaran di Aceh dengan sanak saudara, tetapi tetap tidak mengurangi makna dari kegiatan tersebut. karena kegiatan halal bihalal ini kami lakukan rutin di saat setiap lebaran tiba.

"Kami melakukan kegiatan ini untuk menjaga kekompakan dan kesolidan sesama warga Aceh," tambah Tarmizi Ibnu. Sebagai wakil ketua Affor, ia juga mengajak semua warga Aceh untuk tetap kompak, solid, dan selalu menjaga nama baik Aceh di Norwegia.

Tgk.H.Abdul Qadir selaku yang dituakan memberikan ceramah singkat didalam ceramahnya dia menagatakan ummat islam yang baik telah semestinya kita berlapang dada, terutama pada sesama muslim serta muslimah, yang telah barang pasti didalam kehidupan sehari-hari melakukan perihal yang bikin kita khilaf, rasa salah serta rasa berdosa.

Dia juga mengajak teman-teman semua , untuk melapangkan dada, buka hati dengan rasa sabar serta penuh keikhlasan, atas ridha Allah menghendaki serta berikan maaf atas kekeliruan di antar kita semua, baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja.

Acara tersebut diakhiri dengan makan bersama dengan menu khas Aceh dan Indonesia, seperti rendang, pecal, sup, masak kari, timphan, mie Aceh, buah-buahan dan berbagai makanan kecil sudah menanti. Tentu ini cukup menjadi obat kerinduan Warga Aceh akan makanan khas Aceh dan Indonesia.| AT | RD| Bahar_Nor|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016