News Update :

Presma Ngotot Diserahkan 'Titipan-U' Rektor, Mahasiswa Unsam Bentrok, 5 Luka-Luka

Kamis, 01 Agustus 2013


Langsa | acehtraffic.com-  Mahasiswa unsam yang tergabung dalam mahasiswa pencinta lingkungan (Mapala) terlibat bentrokan dengan kelompok Presiden mahasiswa yang dibantu seratusan massa masyarakat yang tidak faham persoalan. Akibat bentrokan itu  5 Mahasiswa luka-luka. Rabu 31 Juli 2013

Zulfikar dewan Pembina Mahasiswa pecinta lingkungan Fakultas Hukum (Malam) Universitas Samudera Langsa mengatakan kejadian tersebut berawal dari keberangkatan mengantar bantuan kemanusian kepada pengungsi gempa Gayo.

Dimana saat itu keberangkatan tersebut dibagi dua gelombang, gelombang pertama kelompok Presma, sementara gelombang kedua dikomandoi kelompok Mapala.

Saat keberangkatan kedua,  rektorat ada menitipkan  sesuatu untuk diberikan kepada kelompok gelombang pertama yang masih lokasi pengungsian Gayo. Namun setiba rombongan gelombang kedua yaitu kelompok Mapala ke pengungsi Gayo, kelompok Presma (rombongan gelombang pertama)  ternyata tidak ada lagi di lokasi, alias sudah kembali ke Langsa.

Karena tidak ada lagi, maka pihak Mapala melakukan kordinasi dengan pihak rektorat, dalam kordinasi tersebut pihak rektorat berpesan kepada rombongan Mapala untuk menyimpan dulu titipan tersebut, dan saat itu juga pihak Mapala mengatakan, bahwa titipan tersebut akan dikembalikan kepada pihak rektorat, dan pihak rektorat setuju dengan ide tersebut.

Dan untuk mempertanggung jawabkan semua yang menyangkut keberangkatan pengataran bantuan pengungsi Gayo akan di rapatkan usai lebaran.

Senin malam, 29 Juli 2013, Presiden mahasiswa Unsam mendatangi markas Mapala Fakultas Hukum, kedatangan presiden mahasiswa itu untuk menagih titipan rektorat, namun pihak mapala tetap menjelaskan seperti yang telah terjadi kesepakatan dengan rektorat, namun sepertinya Presma kesal, dan adu argument itu tidak ada ujungnya hingga presmapun pulang.

Ternyata belum selesai, kelompok Presma juga masih melanjutkan adu argument via sms dengan kelompok Mapala, carut marut argument soal permintaan untuk diserahkan titipan itu berlangsung hingga dua hari. Namun adu argument tersebut semakin memanas saja hingga Presma mengirim pesan “Kalau kalian laki-laki datang secretariat Pema usai buka puasa,”

Mendapat sms itu, Rabu 31 Juli 2013 malam, dua personel Mapala salah satunya bernama Nonil akbar  datang ke markas Pema, baru saja datang, langsung terjadi adu mulut dengan presiden mahasiswa Rian Mukti, situasi semakin memanas bentrokan fisik pun terjadi antara Nonil Akbar dengan Rian Mukti. Namun perkelahian itu tidak berlanjut, karena sejumlah anak mapala dan mahasiswa lain datang melerai.

Namun kemudian dalam kemelut itu, terjadi lagi adu argument hingga bentrokan fisik nyaris terjadi lagi, disaat itulah Presma (Rian Mukti) melarikan diri keluar kampus, dan sesaat kemudian seorang kakak kandung Rian Mukti muncul dilokasi, kemudian disusul seratusan pemuda tanggung desa Merandeh pun berhamburan ke lokasi.

Massa muda tanggung yang tidak mengetahui asal muasai masalah dan mungkin termakan provokasi Rian Mukti akhirnya ikut bertindak anarkis. Pertama markas Mapala Pertanian di obrak abrik, kemudian merempbet ke Markas Mapala (malam) fakultas hukum. Atas arahan kelompok Presma pemuda tanggung itu ikut memukul anak Mapala.

Anak mapala yang saat itu hanya berjumlah 15 personil, kalang kabut menghadapi ratusan massa yang dibawa Presma. Akhirnya 5 orang dari mapala terluka, Nonil Akbar, Fuadi menderita luka –luka kena benda tajam, sementara Arif, Azwir dan Putera Perdana mengalami luka ringan.

Karena banyaknya massa satpam yang bertugas angkat tangan, baru kemudian dua mobil personil polisi mengamankan situasi. Nonil Akbar, Fuadi diangkut kerumah sakit daerah Langsa, sementara tiga yang menderita luka-luka dimintai keterangan oleh polisi.

,”Kami ingin persolaan ini selesai dengan prinsip keadilan, dan mengenai keterlibatan warga luar juga harus diselesaikan, karena ini area kampus,” Ujar Zulfikar.

Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh konfirmasi dari pihak Presma dan rektorat Unsam. | AT | RD|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016