Banda Aceh | acehtraffic.com - Malik Mahmud Al Haytar akan dikukuhkan sebagai Wali Nanggroe dalam sidang paripurna khusus Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada 20 September 2013 mendatang.
Pengukuhan Wali Nanggroe setelah Hasan Tiro, akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah duta besar Negara sahabat.
Anggota komisi A DPR Aceh Abdullah Saleh mengatakan Jadwal tersebut masih bisa berubah, karena akan disesuaikan dengan jadwal presiden SBY, menurut Abdullah Saleh kehadiran presiden pada 20 September tersebut juga sekaligus untuk membuka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang berlangsung pada 19 september 2013.
“waktunya masih tentative, kita srencanakan akan berbarengan dengan pembukaan PKA, sehingga tidak terpisahkan dengan pengukuhan wali nanggroe, jadi tentative, disesuaikan dengan jadwal presiden, tapi presiden sudah beri sinyal akan hadir”lanjut dia. Selasa 13 Agustus 2013.
Abdullah Saleh menambahkan setelah dikukuhkan sebagai Wali Nanggroe, Malik Mahmud akan berkantor di meuligoe Wali yang terletak di jalan Soekarno Hatta, meuligoe tersebut sekaligus akan menjadi tempat tinggal wali nanggroe yang dibangun menelan dana APBA puluhan miliar rupiah.
Selain itu menurut Abdullah Saleh akan ada SKPA khusus yang menjadi kesekretariatan lembaga Wali nanggroe, yang sedang dibicarakan dengan mentri pemberdayaan aparatur Negara (Menpan) dan sudah mulai ada kesepahaman.
Abdullah saleh menyatakan wali nanggroe akan berfungsi sebagai penasehat dan tokoh pemersatu rakyat Aceh, khususnya di bidang adat istiadat. | AT | I | Radioantero | Foto: atjehpost |
