Bireuen |acehtraffic.com- Bupati Bireuen Ruslan menyerahkan sejumlah paket lebaran untuk 18 orang khususan disetiap desa di kabupaten Bireuen.
Bantuan tersebut bukan untuk kategori kaum miskin dan dhuafa, tetapi kepada sejumlah nama berdasarkan yang diinginkan bupati. Rabu 7 Agustus 2013.
Berdasarkan informasi yang diterima acehtraffic.com, di kecamatan Makmur bantuan tersebut disalurkan via kantor kecamatan. Sebelum bantuan itu diserahkan sejumlah keuchik dipanggil camat untuk diberikan informasi, namun saat itu sejumlah keuchik agak keberatan dengan ketentuan sudah ditetapkan nama-nama penerima paket.
Karena menurut Keuchik bukan tidak mungkin sejumlah nama yang diinginkan tersebut, sudah berlipat mendaptkan sejumlah bantuan dari pemerintah. Sementara takutnya yang tidak mendapatkan sama sekali, malah tidak kebagian. Namun tentunya keinginan bupati tidak dapat dibantah, bantuan telah disalurkan untuk 18 orang khususan bupati.
Keucik yang menolak disebutnamannya menyebutkan, jika bantuan itu diserahkan dan menjadi wewenang keuchik, maka keuchik akan melihat oarng miskin dan dhuafa yang memang sangat membutuhkan. Namun karena pola seperti ini. “ mau dibilang apa”
Sumber acehtraffic.com menyebutkan ke 18 orang penerima paket dari bupati tersebut adalah 'orang-orang bupati' terkait timses atau tersangkut salah satu partai.
Namun acehtraffic.com belum memperoleh keterangan resmi dari Humas Pemkab Bireuen terkait bantuan Bupati kepada orang khususan yang memakai jenjang jalur pemerintah ini, apakah memakai dana pribadi atau dana pemerintah? | AT | RD| NF |
Bantuan tersebut bukan untuk kategori kaum miskin dan dhuafa, tetapi kepada sejumlah nama berdasarkan yang diinginkan bupati. Rabu 7 Agustus 2013.
Berdasarkan informasi yang diterima acehtraffic.com, di kecamatan Makmur bantuan tersebut disalurkan via kantor kecamatan. Sebelum bantuan itu diserahkan sejumlah keuchik dipanggil camat untuk diberikan informasi, namun saat itu sejumlah keuchik agak keberatan dengan ketentuan sudah ditetapkan nama-nama penerima paket.
Karena menurut Keuchik bukan tidak mungkin sejumlah nama yang diinginkan tersebut, sudah berlipat mendaptkan sejumlah bantuan dari pemerintah. Sementara takutnya yang tidak mendapatkan sama sekali, malah tidak kebagian. Namun tentunya keinginan bupati tidak dapat dibantah, bantuan telah disalurkan untuk 18 orang khususan bupati.
Keucik yang menolak disebutnamannya menyebutkan, jika bantuan itu diserahkan dan menjadi wewenang keuchik, maka keuchik akan melihat oarng miskin dan dhuafa yang memang sangat membutuhkan. Namun karena pola seperti ini. “ mau dibilang apa”
Sumber acehtraffic.com menyebutkan ke 18 orang penerima paket dari bupati tersebut adalah 'orang-orang bupati' terkait timses atau tersangkut salah satu partai.
Namun acehtraffic.com belum memperoleh keterangan resmi dari Humas Pemkab Bireuen terkait bantuan Bupati kepada orang khususan yang memakai jenjang jalur pemerintah ini, apakah memakai dana pribadi atau dana pemerintah? | AT | RD| NF |

