News Update :

Tiga Desa Di Aceh Timur Konflik Tapal Batas Dengan Kabupaten Tamiang

Senin, 29 Juli 2013


Aceh Timur | acehtraffic.com-   Gampong Alue Canang, Bedeng, Duren, Buket Tiga dan Gampong Jambur Labu, Kec. Birem Bayeun sedang berkonflik tapal batas. 

Berdasarkan informasi ada tapal batas Aceh Timur yang dicabut dan tergantikan dengan tapal batas kabupaten Aceh Tamiang. Minggu 28 Juli 2013.

Misran (45) Keuchik Jambur Labu belakangan ini warga Aceh Tamiang memasangi patok hingga merambah ke gampong, akibatnya,  warga desa tersebut menjadi  resah.  “Padahal sebagian tanah dan kebun disini sudah milik kami masyarakat puluhan tahun, kenapa sekarang tiba-tiba diklaim masuk daerah Aceh Tamiang, “demikian disampaikan Misran

Sementara itu Zakaria Ali (67) Mukim Birem Timur, Kecamatan Birem Bayeun mengatakan, dua dusun warganya sudah bermukim ke Aceh Tamiang yakni, Dusun  Harjo yang terdapat di Gampong Alue Canang dan dusun Heli yang terdapat di Gampong Buket Tiga kini warga kedua dusun yang terdapat di dalam Gampong tersebut sudah memiliki indetitas Aceh Tamiang namun mereka masih tinggal di Aceh Timur.

Diperkirakan kurang lebih sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) dalam dua dusun tersebut tidak mau berada lagi di Aceh Timur, lebih memilih menjadi warga Aceh Tamiang. “Anehnya warga yang tidak mau menjadi warga Aceh Timur itu tinggalnya di wilayah Aceh Timur, “ujar Zakaria Ali.

Katanya, setahu saya tidak ada satu surat pun yang menyebutkan bahwa wilayah yang kami tempati sekarang ini masuk kewilayah Aceh Tamiang, dan secara hukum masih sah milik kabupaten Aceh Timur wilayah yang mereka pasamng patok, “tegas Zakaria Ali.

Sementara itu, Pramana (50) warga Gampong Alue Canang yang sudah memilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Aceh Tamiang dirinya menggaku siap mau tingal diwilayah mana saja, “Aceh Timur Kah atau Aceh Tamiang” saya mau saja dan tidak menjadi masalah.

Katanya, apalagi setelah diukur batas nantinya antara Aceh Timur dan Aceh Tamiang, ternyata masuk wilayah Aceh Timur yang kami tinggal di Aceh Timur, jika tidak maka kami malah sebaliknya tingal di Aceh Tamiang, “tegas Pramana.

Sementara itu Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib yang akrab disapa Rocky mengatakan dalam waktu dekat ini meminta kepada Pemerintah Provinsi untuk segera menggukur ulang batas antara Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang.

 “Jika tidak sesegera mungkin pihak Pemerintah Aceh melakukan penggukuran ulang tidak tertutup kemungkinan akan terjadi sengketa tapal batas. | AT | RD | SD|

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016