News Update :

Ternyata Jalan Aspal Dari Limbah Plastik Lebih Kuat dan Tahan Lama

Rabu, 31 Juli 2013



Bokaro  | acehtraffic.com - Biasanya sampah yang dihasilkan dari barang-barang plastik dibuang karena berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan, namun bisa juga dimanfaatkan untuk pembangunan jalan.

Sebuah pabrik baja di distrik Bokaro, Jharkhand, India, Bokaro Steel, telah memanfaatkan limbah plastik dan polybag berbahaya dalam pemeliharaan jalan di dalam kawasan pabrik tersebut.

Menurut seorang ahli dari Bokaro Steel, bahwa melalui percampuran plastik dengan aspal dan batu kerikil, Departemen Teknik Sipil  Bokaro Steel telah menyiapkan kombinasi untuk pemeliharaan jalan yang akan mencegah masalah jalan berlubang yang terus terjadi dan meningkatkan ketahanan terhadap air serta biaya konstruksi yang lebih rendah.

"Ini merupakan cara baru untuk memanfaatkan sampah plastik yang dibuang  dan ramah lingkungan", tambah pejabat tersebut. Biayanya relatif lebih murah daripada membuat jalan biasa dan oleh karena itu pada percobaan dasar kami merencanakan untuk melaksanakannya pada jalan yang tidak digunakan secara luas, kata Akhilesh Prasad, General Manager Bokaro Steel, seperti dikutip dari www.dailypioneer.com.

"Dengan menggunakan plastik kita akan mendaur ulangnya dan mencegah kerusakan lebih lanjut terhadap lingkungan", tambah Prasad. Menurut ahli tersebut, penggunaan  sampah plastik untuk jalan sangat baik. "Beton lapisan plastik bila terkena hujan tidak mengalami kerusakan dan tahan lama. Jalan tersebut bisa bertahan selama lebih dari enam tahun tanpa kerusakan yang disebabkan oleh hujan ", tambahnya.

Jalan beraspal plastik jauh lebih baik, hampir 100 persen tahan terhadap penyerapan  air. Biaya pemeliharaan jalan sangat rendah dan daya tahannya tinggi.

Baru-baru ini Bokaro Steel telah mengambil alih pembangunan jalan kualitas unggul dengan menggunakan teknik microsurfacing yang menggunakan aspal batubara, abu batu dan semen di wilayah kota tersebut. | AT | Z
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016