
Aceh Tamiang | acehtraffic.com -- Seorang
pencari kayu alim (Gaharu/Aquilaria malaccensis) bernama David tewas diterkam 4
ekor harimau, sementara 5 teman masih bertahan di atas pohon demi menyelamatkan
diri dari kebuasan harimau tersebut. Peristiwa itu terjadi di Hutan Lesten Desa
Trunggulun Kecamatan Simpang Kiri Kabupaten Aceh Tamiang.
Laporan
Basarnas yang diperoleh dari Satgas Aceh Tamiang diterima Pos Sar Langsa pada 4
Juli 2013 pukul 12.30 WIB menyebutkan musibah David diterkam harimau berawal
ketika keenam korban sedang mencari kayu beraroma harum, tiba-tiba muncul 4
kawanan harimau yang menyerang secara agresif. Nasib naas menimpa David, dahan
tempatnya berlindung patah, dan ia tidak dapat mengelak dari serangan
harimau-harimau tersebut.

Sementara
itu Andi (28), Mujiono (33), Budi Setiawan
(36), Awaludin (26), dan David (28)masih bertahan di atas pohon dari kamis
malam. Hingga saat ini mereka belum bisa turun dari atas pohon karena harimau
masih mengincar disekelilingnya.

Setelah
melakukan koordinasi dengan instansi terkait Pos SAR Langsa segera mengerahkan
tim SAR untuk bergerak menuju lokasi kejadian musibah. Dengan menempuh 1 jam
perjalanan akhirnya tim SAR tiba pada pukul 08.00 WIB dan langsung lakukan
pencarian. Pencarian secepat mungkin dilakukan mengingat korban yang masih
bertahan sudah kehabisan logistik makanan dan kondisi tubuh mulai lemas.

Dalam
proses pencarian, Basarnas dibantu potensi SAR lainnya yakni Satgas Aceh
Tamiang, Satgas SAR Langsa, Satgas SAR Idi, TNI Aceh Tamiang, dan Polsek
Simpang Kiri. | AT | I | Basarnas |
