Aceh
Timur | acehtraffic.com– Selama dua hari bersama penculik, Muhammad Malcolm
Primerose (61) warga Scotlandia Inggris Raya yang sejak tahun 1981 bekerja
diberbagai perusahaan Migas di Aceh, Rabu 12 Juni 2013 malam ditinggal penculik dalam perkebunan PT Wira Perca areal
Desa Alaur Kol Buket angkop Kecamatan Rantau Seulamat Aceh Timur. Kamis 13 Juni
2013
Kapolres
Aceh Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Muhajir mengatakan kronologis lepasnya
korban penculikan pada pukul 05:00 Wib Muhammad Malcolm Primerose diantar empat
orang pelaku yang memakai penutup wajah (Sebo) menyeberang sungai dengan menggunakan rakit,
dan tiba di areal perkebunan PT Citra Ganda Utama (CGU)
Sesampai
diperkebunan tersebut, Malcolm dilepas,
dan kemudian berjalan sendiri dalam areal PT Wira Perca menuju pos satpam. Sekitar
pukul 6:30 Wib orang yang pertama
mengetahui keberadaan Malcomi ini adalah securitiy perkebunan, Abdurahman (42),
saat itu Abdurahman mendengar teriakan minta tolong, dan setelah mendengar itu
ia mendatangi sumber suara tersebut dan melihat Malcom dalam keadaan berdiri
menggunakan tongkat dari kayu.
Dengan
meminjam handphon Abdurahman, Muhammad Malcolm Primerose menghubungi istrinya
Nurasiah (34) meminta untuk dijemput sembari memberitahukan bahwa dirinya sudah
berada di pos satpam PT. Wira Perca Rantau Seulamat Aceh Timur.
Abdurahman
sempat memberikan minuman kepada korban, dan kemudian Abdurahman melaporkan
kejadian itu kepada manager kebun. ,”Dan manager itu menelpon saya langsung,
pukul 7:30 saya dan Pak Kapolda langsung gerak ke lokasi,” Ujar Kapolres Aceh
Timur
Korban
langsung dibawa ke Mapolsek Rantau Peureulak untuk diperiksa kesehatannya dan
kemudian untuk kepentingan istirahat, Muhammad
Malcolm Primerose menuju sebuah hotel di Kota Langsa. | AT | RD|

