Banda
Aceh | acehtraffic.com–Sebanyak 74 siswa dan siswi SMK-Sekolah Menengah
Teknologi dan Industri (SMTI) Banda Aceh, Kamis 20 Juni 2013 menjalani wisuda
kelulusan tahun pelajaran 2012/2013 angkatan ke-44 di Aula SMK-SMTI setempat,
Jalan Twk Hasyim Banta.
Sebelum
dilantik, siswa-siswi ini diambil sumpahnya oleh Kepala Pusdiklat Kementerian
Perindustrian Indonesia untuk senantiasa menjaga almamater Sekolah Menengah
Teknologi Indistri (SMTI).
Kepala
SMK-SMTI Ir Hariyanto, M.Pd dalam laporannya mengatakan sebanyak 74 siswa yang
diwisuda merupakan lulusan SMK-SMTI Banda Aceh angkatan ke 44. Hariyanto
meminta kepada para siswa ini untuk terus mengembangkan diri agar mampu
bersaing di kancah persaingan global.
Dari
74 wisudawan, Lanjut Hariayanto, enam diantaranya sudah ditawar untuk bekerja
salah-satu perusahaan besar di Aceh. Sementara 10 orang telah mulai berwira
usaha secara mandiri. Dan sisanya sedang menunggu konfirmasi dari
perusahaan-perusahan baik di pulau Jawa maupun Sumatera.
Hariyanto
juga mengungkapkan, pihaknya dengan dukungan dari Pusdiklat Kementerian
Perindustrian dan Pemko Banda Aceh akan terus mengembangkan berbagai terobosan
di sekolah tersebut, antaranya adalah akan mengembangkan Mini Plant kelapa
sawit yang akan mengolah sawit dari CPO ke minyak goreng dan biodiesel.
Sementara
itu, Walikota Banda Aceh yang diwakili Asisten II Drs Ramli Rasyid M Si
mengatakatan sebagai daerah yang terus berkembang, Kota Madani ini membutuhkan
banyak energi untuk membangun.
Dan alangkah lebih baik jika pelaku pembangunan
ini adalah putra-putra Banda Aceh yang memiliki kecakapan dan keahlian. Dengan
demikian, pembangunan Banda Aceh benar-benar dapat berjalan tanpa menghilangkan
nilai-nilai sosial dan kultur yang melekat dalam keseharian kita.
“Tak
ada yang membedakan anak-anak Banda Aceh dan anak-anak lain. Satu-satunya yang menjadi penentu adalah daya
juang dan keterampilan. Dan saya yakin, anak-anak yang akan diwisuda hari ini
memiliki modal tersebut.” ujarnya.
Turut
hadir pada acara ini, Kepala Pusdiklat Kementerian Perindustrian RI, Perwakilan
Dinas Pendidikan Aceh, Dewan Guru dan para wali murid yang antusias mengikuti
prosesi wisuda. | AT | RD|

