News Update :

PNA: Bus Bukan Dalang Tembak Mati Cek Gu

Jumat, 03 Mei 2013


Banda Aceh | acehtraffic.com – Ketua Umum Partai Nasional Aceh, Irwansyah mengungkapkan, Bus yang ditangkap pihak kepolisian Kamis petang kemarin bukan aktor intelektual dibalik penembakan Muhammad bin Zainal Abidin, salah satu kader PNA.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kinerja kepolisian. Tapi kami meyakini dia (Bus) bukan aktor intelektual di balik kasus ini,” kata Irwansyah saat dihubungi wartawan dari Banda Aceh, Jumat 3 Mai 2013.

Menurutnya, pihaknya juga telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap kasus ini. Tim ini terus melakukan investigasi untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam penembakan yang terjadi pada Jumat 26 April 2013 lalu itu.

Hal itu, jelas Irwansyah, perlu dilakukan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus itu. Selain itu, ungkapnya, investigasi itu juga dilakukan untuk meminimalisir terulangya kasus kekerasan bersenjata di Aceh.

“Kejelasan dari proses penyidikan kami rasa juga diinginkan oleh semua masyarakat terutama keluarga korban,” ungkap Irwansyah. “Fakta-fakta yang kita temukan dari hasil investigasi ini akan kita informasikan. Semoga data ini dapat membantu pihak kepolisian dan kita akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Kota Banda Aceh berhasil menangkap Bus (42), warga Gampong Mesjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, yang diduga berperan sebagai penyokong dana dalam kasus penembakan Muhammad Zainal Abidin, salah satu kader Partai Nasional Aceh. Saat ini, Bus sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Pidie.

Sebelumnya, Bus (42), warga Gampong Mesjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, yang diduga berperan sebagai penyokong dana dalam kasus penembakan terhadap Muhammad Zainal Abidin, salah satu kader Partai Nasional Aceh, akhirnya dijemput oleh Pihak Kepolisian Resort Pidie pada Kamis 2 Mai 2013 malam.

Pantauan media, personel Polres Pidie yang dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Raja Gunawan tiba di Mapolresta Banda Aceh sekitar pukul 22.30 WIB. Begitu tiba di Mapolres, pihak Polres Pidie langsung menuju ke ruang tempat tersangka ditahan.

Sekitar pukul 23.00 WIB pelaku diboyong ke Mapolres Pidie dengan menggunakan mobil milik Bus dan dikawal ketat oleh dua mobil kepolisian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Pidie AKP Raja Gunawan, mengatakan, Bus dibawa ke Mapolres Pidie untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Informasinya nanti ya sama Polda. Ini kita bawa untuk pemeriksaan,” kata Raja sambil meninggalkan wartawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Kota Banda Aceh berhasil menangkap Bus (42) di loket bus CV Kurnia di Jalan Muhammad Jam Banda Aceh.

Sebelumnya, Pihak kepolisian Resort Pidie juga telah berhasil menangkap dua pelaku yang diduga berperan sebagai eksekutor di kawasan Pidie. Kedua pelaku itu yaitu MN dan KH, keduanya warga Pidie. Dari tangan mereka, polisi mengklaim menemukan sepucuk pistol sportarsms Miami jenis FN buatan China beserta 20 butir amunisi aktif. | AT | I | acehkita.com | Foto: Medanbisnis |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016